Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Polres Pasuruan Siagakan Personel di Titik-Titik Rawan Banjir

Fuad Alyzen • Kamis, 26 Maret 2026 | 21:06 WIB
Petugas kepolisian saat memantau banjir yang merendam pantura, Rabu (24/3) malam.
Petugas kepolisian saat memantau banjir yang merendam pantura, Rabu (24/3) malam.

 PASURUAN, Radar Bromo-Polres Pasuruan menyiagakan personelnya selama banjir di sejumlah kecamatan di Pasuruan.

Tim siaga diterjunkan di titik-titik rawan di Kecamatan Beji dan Winongan untuk melakukan pemantauan, evakuasi, serta koordinasi lintas instansi guna mencegah dampak yang lebih luas.

“Personel telah disiagakan sejak intensitas hujan meningkat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan warga, sekaligus mempercepat penanganan di lokasi terdampak,” terang Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono.

Berdasarkan data yang dihimpun, banjir dipicu meluapnya sungai akibat tingginya curah hujan di wilayah hulu. Seperti Lumbang, Puspo, Tosari, dan Pasrepan.

Kecamatan Winongan menjadi wilayah terdampak banjir paling parah. Ketinggian air di beberapa dusun, seperti Sentul Kluwes dan Balun, mencapai 80 - 90 sentimeter dan merendam ratusan kepala keluarga (KK).

Hingga laporan terakhir, genangan belum surut karena hujan belum sepenuhnya reda serta dipengaruhi air pasang.

Di Kecamatan Beji, banjir dengan ketinggian 20- 50 sentimeter merendam sejumlah dusun di Desa Gajahbendo, Beji, Gununggangsir, dan Kedungringin. Petugas terus memantau debit air untuk mengantisipasi potensi kenaikan.

Sementara itu, di Kecamatan Pasrepan, banjir setinggi hingga satu meter terjadi di Dusun Moyo Barat, Desa Jogoripuh, dan berdampak pada sekitar 70 kepala keluarga. Air dilaporkan mulai surut beberapa jam setelah kejadian.

Kondisi serupa juga terjadi di Kecamatan Kejayan. Sejumlah desa seperti Kurung, Tanggulangin, Ketangirejo, dan Sladi terdampak banjir dengan ketinggian 10 - 60 sentimeter. Namun, situasi di wilayah ini mulai membaik seiring meredanya hujan.

Siaga banjir di lapangan dipimpin langsung oleh masing-masing kapolsek bersama jajaran. Termasuk proses evakuasi warga dan koordinasi dengan BPBD serta instansi terkait.

Polres Pasuruan memastikan tidak ada korban jiwa, maupun kerugian material yang signifikan akibat peristiwa ini. Saat ini, sebagian besar wilayah sudah berangsur surut, meski genangan masih tersisa di Winongan dan sebagian Beji. (zen/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#banjir #pasuruan #polres