KEJAYAN, Radar Bromo-Aksi begal motor disertai ancaman bondet terjadi di Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan.
Dua remaja kembar berusia 13 tahun dilempar bondet dan motor Honda Beat yang dikendarainya dirampas Rabu (26/3) siang.
Korban diketahui bernama Ravi, warga Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Saat itu, ia bersama saudara kembarnya, Rava, berboncengan naik motor menuju sebuah sumber air bor (boran) di Dusun Biru, Desa Randugong, Kejayan.
Sampai di lokasi, motor Honda Beat warna hitam hijau tahun 2017 yang mereka naiki diparkir di selatan boran. Lantas keduanya mandi di boran tersebut hingga sekitar pukul 13.00.
Selesai mandi, keduanya berniat pulang. Mereka jalan kaki ke tempat motor diparkir. Namun baru berjalan sekitar 100 meter, kedua korban tiba-tiba dihentikan oleh dua lelaki tak dikenal. Keduanya berboncengan naik motor Honda Supra protolan.
“Saat itu, salah satu pelaku menanyakan arah atau lokasi boran. Di saat bersamaan, pelaku lainnya turun dan langsung mendorong korban Ravi hingga jatuh,” terang Kasi Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Suseno.
Memanfaatkan korban Ravi yang jatuh, pelaku segera membawa kabur motor Honda Beat milik korban. Namun dua saudara kembar itu melawan.
Mereka menarik dan menahan motor yang sudah dinaiki pelaku, sehingga membuat pelaku tak bisa kabur. Perlawanan kedua korban membuat pelaku marah.
Dia memukul korban sambil berusaha melepas pegangan korban dari motor itu. Sementara kedua korban kekeh mempertahankan motor mereka.
Tarik menarik itu seketika berubah menjadi perkelahian dua lawan satu.
Ravi dibantu adiknya Rava, berkelahi dengan pelaku selama beberapa saat. Pelaku sendirian melawan kedua korban, sebab rekannya yang naik motor Honda Supra protolan lebih dulu kabur.
“Dalam insiden itu, Ravi sempat terseret dan mengalami luka lecet di kaki kiri.
Saat itu Ravi berusaha menahan motornya, sementara pelaku melajukan motor itu. Sehingga diapun terseret,” lanjut Joko.
Mendapat perlawanan yang cukup gigih, pelaku mulai panik. Dia pun mengeluarkan bondet atau bom ikan, lalu melempar bondet itu ke arah kedua korban. Bondet jatuh di jalan, namun beruntung tidak meledak.
Saat dibondet itulah, kedua korban ketakutan dan syok. Mereka bahkan sempat menangis. Kesempatan itu langsung dimanfaatkan oleh pelaku untuk kabur membawa motor Beat korban.
Begitu pelaku kabur, baru kedua korban meminta pertolongan warga. Warga sekitar yang melihat kejadian itu langsung berdatangan ke lokasi.
Perangkat Desa Randugong, Hasani mengatakan, bondet yang dilempar pelaku tidak sempat meledak. Bondet itu jatuh di jalan, tidak mengenai korban.
“Kejadian itu sempat menjadi tontonan warga sekitar. Beruntung, bondet yang dilempar tidak meledak,” ujarnya.
Menurutnya, sebelum kejadian memang dua orang mencurigakan terlihat mondar-mandir di sekitar lokasi boran. Tidak lama kemudian, terjadilah insiden itu.
Sementara itu, petugas kepolisian yang menerima laporan dari warga langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP. Bondet yang gagal meledak diamankan dan diledakkan oleh warga dengan pengawasan petugas.
“Petugas yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP, memeriksa saksi, serta melakukan visum terhadap korban,” lanjutnya.
Iptu Joko Suseno menyatakan, pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku. “Kasus ini masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya. (zen/hn)
Editor : Muhammad Fahmi