PASURUAN, Radar Bromo - Volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kota Pasuruan saat Ramadan, cenderung meningkat.
Tingkat konsumsi yang tinggi saat Ramadan, menjadi penyebabnya. Pemkot memprediksi volume sampah berkisar antara satu hingga dua ton setiap hari.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Pasuruan, Samsul Rizal menyebut volume sampah harian yang masuk ke TPA sekitar 114 ton. Selama Ramadan, volumenya cenderung naik. Berkisar 115 sampai 116 ton.
Penyebabnya konsumsi masyarakat yang tinggi. Banyak warga yang berjualan takjil. Di sisi lain, saat berbuka puasa, masyarakat tidak hanya mengonsumsi makanan berat berupa nasi dan lauk pauk.
Tapi juga minuman manis, hingga makanan ringan seperti jajan dan kue basah.
"Saat Ramadan, produksi sampah cenderung meningkat. Kalau berkaca tahun sebelumnya, bisa naik antara satu sampai dua ton sehari," jelasnya.
Rizal-sapaannya-menyebut meski ada kenaikan, kondisi ini masih aman. Sebab peningkatan sampah karena ada momen tahunan. Konsumsi akan normal, usai Ramadan.
DLHKP meminta agar masyarakat selalu menjaga kebersihan. Dengan membuang sampah pada tempatnya. Tim saber sampah akan rutin membersihkan Kota Pasuruan setiap hari.
"Yang penting menjaga perilaku hidup bersih. Dengan membuang sampah pada tempatnya," jelas Rizal. (riz/one)
Editor : Jawanto Arifin