Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Hendak Bekerja, Kakek Tukang Sapu di Jalan Hangtuah Pasuruan Mendadak Ambruk lalu Meninggal

Fuad Alyzen • Selasa, 17 Maret 2026 | 16:18 WIB
Jenazah Mualam, warga Jalan MT Haryono, Kelurahan Mandaranrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan saat hendak dievakuasi.
Jenazah Mualam, warga Jalan MT Haryono, Kelurahan Mandaranrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan saat hendak dievakuasi.

GADINGREJO, Radar Bromo–Warga Jalan Hangtuah, Kelurahan/ Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, Selasa (17/3) geger.

Itu setelah warga setempat menemukan seorang lelaki yang tergeletak di tepi jalan. Korban meninggal diduga karena sakit yang diderita.

Korban nahas itu diketahui bernama Mualam, 60, warga Jalan MT Haryono, Kelurahan Mandaranrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.

Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Aipda Junaidi mengatakan, korban yang kesehariannya bekerja sebagai petugas kebersihan jalanan di area Jalan Hangtuah Kota Pasuruan.

Pejuang cuan itu tiba di lokasi kejadian sekira pukul 05.00. Saat itu, ia langsung duduk di tepi jalan.

Namun tak lama, ia mendadak telentang. “Menurut keterangan saksi, korban duduk di tepi jalan, lalu posisi tidur telentang,” jelasnya.

Dua warga sekitar yang menjadi saksi, H Ashari, 65 dan Faisol, 62, mendekati korban dan berusaha membangunkan. Namun tidak ada respons.

Dari situlah, mereka menduga kuat korban telah meninggal. Sehingga keduanya menghubungi kepolisian dan pihak keluarga korban.

Anggota Polsek Gadingrejo yang mendatangi lokasi, melakukan pengecekan. Dari pemeriksaan yang dilakukan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

“Menurut pengakuan anak korban, ayahnya memang mempunyai riwayat penyakit jantung sejak lama dan sampai saat ini masih menjalani pengobatan rutin.” bebernya.

Atas pertimbangan itu, pihak keluarga korban tidak bersedia dilakukan visum maupun otopsi terhadap korban. Mereka memilih untuk membawa korban langsung ke rumah duka.

“Korban diperkirakan meninggal dunia dikarenakan korban mempunyai riwayat sakit jantung. Dan disepakati pihak keluarga korban tidak perlu diotopsi dan langsung dimakamkan di pemakaman umum kelurahan setempat,” jelasnya. (zen/one)

Editor : Muhammad Fahmi
#tukang sapu #jalan hangtuah #kakek #pasuruan #meninggal #sakit