PASURUAN, Radar Bromo - Menjelang Lebaran 1447 Hijriah, mobilitas kendaraan yang masuk dan keluar Kota Pasuruan meningkat. Meningkat 3 persen. Diprediksi, mobilitas kendaraan akan semakin meningkat pada Selasa-Rabu (17-18/3). Karena merupakan puncak arus mudik.
Peningkatan itu diketahui dari data traffic kendaraan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan. Yakni, berdasarkan pantau closed circuit television (CCTV) di Persimpangan Kebonangung dan Panglima Sudirman. Dalam 10 hari terakhir, rata-rata lebih dari 13.800 kendaraan.
Kepala Dishub Kota Pasuruan Andriyanto mengatakan, pada hari-hari biasa, rata-rata kendaraan yang keluar Kota Pasuruan, melalui Persimpangan Kebonagung dan exit Tol Sutojayan sekitar 13.500 kendaraan. Sejak 10 Maret, rata-rata kendaraan yang bergerak keluar mencapai 13.800 kendaraan.
“Ada kenaikan 3 persen dibandingkan hari-hari biasa. Baik yang menuju arah Malang dengan berbelok ke selatan Kebonagung atau menuju exit tol,” katanya.
Ia mengatakan, tren peningkatan kendaraan diperkirakan bakal semakin tinggi Selasa-Rabu (17-18/3). Karena, memasuki puncak mudik Lebaran.
Tidak hanya kendaraan yang mengarah ke luar kota yang meningkat. Mobilitas kendaraan di dalam kota juga naik. Mencapai 8 persen. Dari pantauan CCTV di Jalan Panglima Sudirman, pada hari-hari biasa rata-rata kendaraan yang melintas di pusat kota sekitar 13.400 kendaraan. Sejak H-10 Lebaran, lebih dari 17.000 ribu.
“Kemungkinan ada peningkatan antara lima sampai 10 persen. Baik kendaraan yang keluar kota atau di dalam kota,” ujar Andri. (riz/rud)
Editor : Fahreza Nuraga