BANGIL, Radar Bromo - Gelaran Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 Kabupaten Pasuruan menjadi panggung pembuktian bagi Pemerintah Kecamatan Lumbang.
Dalam acara yang digelar di Auditorium Mpu Sindok, Kompleks Kantor Bupati Pasuruan, Senin (16/3), wilayah lereng Bromo ini sukses memborong dua penghargaan bergengsi sekaligus.
Lumbang dinobatkan sebagai Perangkat Daerah Kecamatan Terbaik kategori Perencanaan Pembangunan Daerah Tingkat Kecamatan 2025.
Tak hanya itu, kecamatan ini juga menyabet peringkat kedua penyelenggara terbaik Musrenbang RKPD 2027 tingkat kecamatan.
Pemberian penghargaan ini didasarkan pada penilaian ketat sejak pelaksanaan Musrenbang tingkat kecamatan pada Februari lalu.
"Selamat kepada kecamatan terbaik. Semua kriteria dipenuhi, mulai kesesuaian paparan camat dengan prioritas pembangunan daerah 2027, inovasi pelayanan publik, tingkat kehadiran, hingga kolaborasi dengan stakeholder," ungkap Bupati Pasuruan HM Rusdi Sutejo.
Camat Lumbang Didik Suriyanto menyatakan, prestasi ini merupakan buah manis dari sinergitas antara 12 kepala desa, staf kecamatan, serta jajaran Forkopimka.
"Alhamdulillah, Lumbang langsung dapat dua kategori juara. Ini berkat dedikasi seluruh staf dan kerja sama erat dengan 12 kepala desa dalam merencanakan pembangunan 2027," ujar Didik.
Penghargaan ini, lanjut Didik, menjadi bahan bakar baru bagi wilayahnya untuk mewujudkan cita-cita besar sebagai "Kecamatan Wisata" yang diandalkan di wilayah timur Kabupaten Pasuruan.
Ia memaparkan bahwa setiap desa di Lumbang memiliki karakteristik potensi unik yang siap dipasarkan ke wisatawan domestik maupun mancanegara.
Ia merinci, potensi agrowisata tersebar kuat di Desa Kronto, Pancur, Lumbang, dan Bulukandang dengan komoditas durian andalannya.
Sementara sektor peternakan menjadi tulang punggung di Desa Panditan dan Watulumbung melalui produksi susu sapi.
Tak ketinggalan, Desa Cukurguling dan Karangasem menonjol dengan telur bebek, Desa Lumbang dengan telur ayam, serta Desa Banjarimbo dan Welulang sebagai sentra madu.
"Penghargaan ini membuat kami harus merapatkan barisan. Kami ingin menonjolkan potensi masing-masing desa. Dengan 12 desa yang punya keunggulan tersendiri, kami yakin Lumbang akan menjadi magnet wisata baru di Pasuruan," pungkasnya. (tom/fun)
Editor : Moch Vikry Romadhoni