PASURUAN, Radar Bromo – Menteri Agama RI Nasaruddin Umar melakukan silaturahmi ke dua pondok pesantren di Pasuruan, Jumat (6/3). Dalam kunjungan tersebut, ia meminta doa kepada para kiai agar Indonesia menjadi bangsa yang semakin kuat dan maju.
Menag bersama rombongan tiba di Pondok Pesantren Salafiyah, Kota Pasuruan, sekitar pukul 09.30. Di lokasi tersebut, ia bertemu pengasuh ponpes, KH Idris Hamid. Pertemuan berlangsung sekitar satu jam.
Selanjutnya, rombongan bertolak ke Pondok Pesantren Sidogiri, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan dan tiba sekitar pukul 10.40. Di sana, Nasaruddin Umar langsung menuju kediaman pengasuh pesantren, KH Fuad Noerhasan.
Pertemuan dengan KH Fuad berlangsung tertutup selama sekitar 30 menit. Seusai silaturahmi, Nasaruddin menyebut kunjungannya ke sejumlah pesantren itu murni untuk bersilaturahmi sekaligus memohon doa dari para kiai.
Ia mengatakan, momentum kunjungan dilakukan pada waktu yang istimewa yakni hari Jumat di bulan suci Ramadan.
“Agenda hari ini silaturahmi. Meminta berkah dari para kiai mengingat saat ini hari yang baik di bulan yang sangat baik yakni hari Jumat dan bulan suci Ramadan,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Menag juga memohon doa agar Indonesia dapat menjadi negara yang kuat secara ekonomi. Sehingga mampu menghadapi berbagai tantangan global.
Ia juga menyinggung kondisi geopolitik dunia yang memanas akibat eskalasi konflik di Timur Tengah.
Menurutnya, Kementerian Agama telah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri terkait kondisi mahasiswa Indonesia di kawasan tersebut.
“Kami sudah membicarakannya dengan Kemenlu. Namun beberapa mahasiswa menilai belum perlu kembali ke tanah air dan memilih tetap bertahan,” katanya.
Usai kunjungan tersebut, Nasaruddin menunaikan salat Jumat di Ponpes Sidogiri sebelum melanjutkan perjalanan ke Pondok Pesantren Bumi Sholawat di Kabupaten Sidoarjo untuk bertemu pengasuh pesantren KH Agus Ali Masyhuri. (riz/hn)
Editor : Muhammad Fahmi