Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Bukan SMA atau Sarjana, Ternyata Tamatan Ini yang Mendominasi Penduduk Bekerja di Kota Pasuruan

Fahrizal Firmani • Kamis, 5 Maret 2026 | 13:35 WIB

Ilustrasi
Ilustrasi

PASURUAN, Radar Bromo - Penduduk bekerja di Kota Pasuruan masih didominasi oleh masyarakat dengan pendidikan SD ke bawah.

Jumlahnya mencapai 31,77 ribu orang. Angka ini mencapai 25,93 persen dari total penduduk bekerja.

Kepala BPS Kota Pasuruan, Imam Sudarmaji menyebut mereka yang tamatan SD ke bawah masih menjadi yang terbanyak dalam penduduk usia kerja.

Secara jumlah, hal itu meningkat namun dalam persentase mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.

Pada 2024, ada 31,07 ribu pekerja berpendidikan SD ke bawah. Jumlah ini setara dengan 26,82 persen dari keseluruhan total pekerja.

Namun pada 2025, jumlah pekerja yang tamatan SD, naik menjadi 31,77 ribu. Ini setara dengan 26,82 persen dari persentase penduduk bekerja.

"Secara total, penduduk bekerja bependidikan SD masih yang tertinggi. Jumlahnya naik jika dibandingkan tahun sebelumnya. Meningkat 70 ribu," kata Imam.

Sementara, tenaga kerja yang berpendidikan tinggi atau Diploma I/II/III sebesar 3,42 orang atau 2,79 persen.

Naik 370 orang dari 2024. Dan yang berpendidikan Sarjana, turun 280 orang dibandingkan 2024. Pada 2024 sebanyak 17.950 orang. Pada 2025, sebanyak 17.670 orang.

Imam menjelaskan tingginya penduduk tamatan SD ke bawah yang bekerja, disebabkan karena mereka belum sadar pendidikan.

Sehingga hanya mengenyam pendidikan rendah. Rata-rata mereka berusia di atas 50 tahun.

Mereka bekerja di sektor informal seperti pertanian, nelayan, hingga kuli bangunan.

"Mereka yang berpendidikan tinggi ini adalah anak kelahiran 1990-an ke atas. Mereka sudah sadar pentingnya pendidikan," jelas Imam. (riz/one)

Editor : Jawanto Arifin
#kota pasuruan #pendidikan #pekerja