PASURUAN, Radar Bromo - Iklim investasi di Kota Pasuruan terbilang positif. Sepanjang tahun 2025 lalu, ada 846 usaha yang diterbitkan. Paling banyak izin usaha perdagangan dan reparasi. Izin dari usaha ini mencapai 345 buah.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMP-TSP) Kota Pasuruan, Indra Gunawan menyebut, iklim investasi melaju kencang. Ini ditunjukkan investasi tahun lalu yang tumbuh tiga digit. Sebesar 180,06 miliar.
Izin usaha yang diterbitkan terbanyak adalah perdagangan dan reparasi yang tercatat ada sebanyak 345 buah.
Sementara terbanyak kedua adalah kontruksi dengan 202 buah. Dan tertinggi ketiga adalah industri dengan 27 buah. Tidak berubah dari tahun sebelumnya.
"Dari tahun ke tahun sektor perdagangan dan reparasi selalu menjadi usaha yang paling banyak di kota Pasuruan," kata Indra.
Kondisi ini bisa dipahami. Sebagai perkotaan yang tengah berkembang, setiap tahunnya toko, swalayan, dan kafe selalu bertambah.
Tidak terlepas dari lokasi Kota Pasuruan yang cukup strategis. Banyak masyarakat kabupaten yang datang berbelanja ke Kota Pasuruan di akhir pekan.
Untuk menjaga iklim usaha yang baik ini, pihaknya rutin memberikan sosialisasi tentang kemudahan dalam berinvestasi.
Salah satunya upah di Kota Pasuruan lebih terjangkau jika dibandingkan wilayah terdekatnya seperti Malang, Kabupaten Pasuruan atau Surabaya.
"Kami siap membantu investor yang mau menanamkan modalnya di Kota Pasuruan. Perizinan akan didampingi sampai selesai," tutur Indra. (riz/fun)
Editor : Abdul Wahid