PASURUAN, Radar Bromo - Selama Ramadan 1447 Hijriah, Lapas Kelas IIB Pasuruan, meningkatkan keamanan. Jumlah personel yang disiagakan ditambah. Setiap harinya ada 14 personel yang berjaga. Terutama ketika warga binaan menjalankan ibadah salat tarawih.
Kepala Lapas Kelas IIB Pasuruan Tri Wibawa Kristiyana mengatakan, selama Ramadan, kegiatan warga binaan di luar kamar bertambah. Sebab, ada kegiatan salat tarawih dan tadarus Alquran. Kegiatan ini diharapkan meningkatkan spiritualitas para narapidana. “Setiap harinya warga binaan mendapatkan giliran untuk mengikuti ibadah. Jadi yang melaksanakan itu satu blok, bukan seluruhnya bersamaan," katanya.
Tentu pihaknya tidak mau kecolongan. Momen untuk beribadah ini digunakan oleh warga binaan untuk melakukan hal yang tidak diinginkan. Misalnya, kabur dari Lapas memanfaatkan momen kegiatan beribadah. Karena itu, penjagaan iperketat.
Personel keamanan ditambah enam orang dibandingkan hari-hari sebelum Ramadan. Di luar Ramadan, hanya delapan orang. Mereka ditugaskan untuk menjaga warga binaan dalam dua kali sif, mulai pagi sampai malam. “Enam personel tambahan ini adalah empat orang staf piket, satu piket malam, dan satu orang pegawai. Berjaga bergantian," jelas Bowo.
Ia menuturkan, warga binaan bisa menjalankan kegiatan tarawih hingga tadarus Alquran dengan keamanan. Personel keamanan berjaga di dekat kamar hunian maupun masjid. Mereka juga mobile, memastikan ibadah warga binaan berjalan baik. “Karena bulan suci, kami mengajak warga binaan juga meningkatkan ketakwaan mereka. Salah satunya dengan rutin tarawih,” terangnya. (riz/rud)
Editor : Fahreza Nuraga