Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Setoran Parkir di Kota Pasuruan saat Ramadan Anjlok, Ini Penyebabnya

Fahrizal Firmani • Kamis, 26 Februari 2026 | 10:25 WIB

TERTATA: Sejumlah kendaraan yang parkir di sekitaran Alun-Alun Kota Pasuruan. Di awal Ramadan, pendapatan parkir tak mengalami lonjakan. Justru cenderung menurun.
TERTATA: Sejumlah kendaraan yang parkir di sekitaran Alun-Alun Kota Pasuruan. Di awal Ramadan, pendapatan parkir tak mengalami lonjakan. Justru cenderung menurun.

PASURUAN, Radar Bromo - Momen Ramadan tidak membuat setoran parkir ke kas daerah (kasda) meningkat.

Selama Februari 2026, rata-rata setoran harian justru turun. Hanya mencapai Rp 1,5 jutaan setiap harinya.

Penyebabnya, karena cuaca hujan yang sering terjadi.

Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan, Agus Wibowo menyebut setoran parkir dua bulan ini terus menurun.

Bahkan dibandingkan capaian Desember, setoran pada Februari turun hampir lipat dua. Mengingat, pada Desember, total setoran jukir ke kasda mencapai Rp 62 juta.

Jika dihitung, rata-rata sekitar Rp 2 juta per hari. Namun di Januari, turun menjadi Rp 50 juta atau per hari sekitar 1,65 juta.

Alasannya, sering terjadi hujan sehingga parkir menjadi sepi. Sementara sepanjang Februari, selama 22 hari pertama, setoran kembali turun menjadi Rp 35 juta.

"Rata-rata per harinya hanya Rp 1,5 juta. Terus turun jika dibandingkan capaian pada Desember lalu," kata Agus.

Penyebabnya sama seperti Januari lalu. Cuaca hujan sering terjadi. Sehingga parkir sepi.

Namun jika dibandingkan bulan lalu, hujan lebih sering turun dengan intesitas deras dan lama.

Sehingga parkir terdampak. Diperkirakan sampai akhir bulan ini, kondisi tetap tidak berubah.

"Memang karena kondisi cuaca. Sehingga hal ini sangat wajar. Parkir pun terdampak karena kondisi tersebut," tutur Agus.

Momen Ramadan yang biasanya membuat parkir ramai karena banyak masyarakat yang datang untuk ngabuburit di alun-alun sembari mencari takjil, juga tidak berpengaruh.

Sebab, beberapa kali menjelang waktu berbuka puasa, hujan turun dengan deras. Membuat titik parkir seperti di alun-alun kota sepi.

"Evaluasi berkala terkait capaian retribusi parkir akan rutin dilakukan. Akhir bulan depan akan dievaluasi," jelas Agus. (riz/one)

Editor : Jawanto Arifin
#kota pasuruan #ramadan #setoran #parkir