Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Setahun Memimpin, Mas Rusdi Bawa Perubahan Signifikan di Kabupaten Pasuruan, Ini Catatan Kinerjanya

Fandi Armanto • Kamis, 26 Februari 2026 | 08:40 WIB

KOMPAK: Bupati Pasuruan HM Rusdi Sutejo dan Wakil Bupati Pasuruan HM Shobih Asrori saat dalam sebuah kegiatan. Mereka kompak untuk mewujudkan “Kabupaten Pasuruan yang Maju, Sejahtera, dan Berkeadilan”
KOMPAK: Bupati Pasuruan HM Rusdi Sutejo dan Wakil Bupati Pasuruan HM Shobih Asrori saat dalam sebuah kegiatan. Mereka kompak untuk mewujudkan “Kabupaten Pasuruan yang Maju, Sejahtera, dan Berkeadilan”

PASURUAN, Radar Bromo - Setahun masa kepemimpinan sejak dilantik pada 20 Februari 2025, Bupati Pasuruan HM. Rusdi Sutejo menunjukkan progresivitas nyata dalam membangun daerah.

Mengusung visi “Pasuruan Maju, Sejahtera, dan Berkeadilan” kepemimpinannya dinilai berhasil menyentuh sektor-sektor fundamental.

Mulai dari kesehatan, pendidikan, infrastruktur, hingga transformasi birokrasi.

Salah satu rapor merah yang berhasil dihijaukan oleh Mas Rusdi-sapaannya-adalah penanganan stunting.

Di bawah komandonya, Kabupaten Pasuruan mencatatkan penurunan prevalensi stunting yang sangat drastis.

Keberhasilan ini membuat Pemerintah Pusat mengganjar Kabupaten Pasuruan dengan insentif fiskal sebesar Rp7,15 miliar pada November 2025 lalu.

Dana ini kini dialokasikan kembali untuk penguatan gizi masyarakat dan infrastruktur kesehatan di tingkat desa.

SERBADIGITAL: Bupati Pasuruan HM Rusdi Sutejo saat meninjau layanan Desa Digital dengan pemanfaatan mesin Anjungan Layanan Mandiri (ALM) untuk memudahkan administrasi warga di salah satu desa.
SERBADIGITAL: Bupati Pasuruan HM Rusdi Sutejo saat meninjau layanan Desa Digital dengan pemanfaatan mesin Anjungan Layanan Mandiri (ALM) untuk memudahkan administrasi warga di salah satu desa.

PRESTISIUS: Direktur Transmedia, Latif Harnoko saat menyerahkan penghargaan kepada Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo dalam ajang CNN Indonesia Awards 2025 pada 31 Oktober 2025 lalu.
PRESTISIUS: Direktur Transmedia, Latif Harnoko saat menyerahkan penghargaan kepada Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo dalam ajang CNN Indonesia Awards 2025 pada 31 Oktober 2025 lalu.

Di sektor pendidikan, Mas Rusdi tak hanya merehab banyak sekolah rusak, tetapi juga meluncurkan terobosan besar bernama Gerakan Bangkit Kembali Belajar (Gerbang Kembar).

Program ini menjadi jawaban atas tantangan angka putus sekolah di Kabupaten Pasuruan.

Melalui program ini, pemerintah daerah melakukan jemput bola untuk memastikan anak-anak usia sekolah kembali mendapatkan hak pendidikannya. Baik melalui jalur formal maupun nonformal.

Begitupun di sektor layanan publik. Wajah layanan publik di Kabupaten Pasuruan berubah menjadi lebih modern dan transparan.

Konsistensi dalam menyederhanakan birokrasi melalui digitalisasi membawa Mas Rusdi meraih predikat Excellence in Public Service Innovation pada ajang Anugerah TIMES Indonesia 2025.

Tak berhenti di sana, pada awal 2026, ia juga menerima penghargaan nasional atas keberhasilannya melakukan Transformasi SDM pada BUMD, yang bertujuan meningkatkan profitabilitas dan layanan perusahaan daerah kepada masyarakat.

Untuk mendorong giat ekonomi, Mas Rusdi juga meluncurkan Pasuruan Creative Centre (PCC).

Harapannya, bisa menumbuhkan pengusaha baru dan meningkatkan kreativitas masyarakat dalam menghadapi tantangan.

Sektor infrastruktur juga tak luput dari perhatian. Di bawah kepemimpinan Mas Rusdi-Gus Shobih, pemerintah daerah mencatat pembangunan dan perbaikan sepanjang 256 kilometer jalan selama 2025.

Sejumlah ruas yang puluhan tahun tak tersentuh akhirnya diperbaiki. Bahkan, sebagian dicor agar lebih awet.

Pemerataan penerangan jalan umum (PJU) juga dilakukan di sejumlah titik strategis seperti Bangil, Pandaan, Prigen, Gondang Wetan, hingga koridor Duren Sewu—Prigen.

Perbaikan di segala bidang ini, membuat Kabupaten Pasuruan semakin dilirik investor.

Tercatat, sepanjang 2025, investasi yang masuk di Kabupaten Pasuruan tembus hingga Rp 15,9 triliun.

"Setahun ini adalah fondasi. Kami bekerja bukan untuk mengejar piala, tapi untuk memastikan kehadiran pemerintah dirasakan langsung di dapur-dapur warga dan di meja-meja sekolah," ujar Mas Rusdi.

 

Berpartner dengan Mas Rusdi, Gus Shobih Tekankan Sinergi-Transparansi

Memasuki satu tahun masa jabatan sebagai Wakil Bupati Pasuruan HM Shobih Asrori atau yang akrab disapa Gus Shobih, memberikan refleksi mendalam mengenai perjalanan pemerintahan bersama Bupati Pasuruan HM Rusdi Sutejo.

Sejak dilantik Gus Shobih secara konsisten memposisikan diri sebagai jembatan aspirasi masyarakat sekaligus motor penggerak birokrasi yang akuntabel.

Saat di pemerintahan, Gus Shobih memang lebih banyak bertugas di keumatan. Acap kali pria asal Wonorejo ini terjun langsung di acara-acara keumatan masyarakat.

Dalam berbagai kesempatan evaluasi satu tahun kepemimpinan, Gus Shobih menyoroti sejumlah capaian indikator makro yang menunjukkan tren positif.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Kabupaten Pasuruan berhasil mencatatkan kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) serta penurunan angka kemiskinan dan pengangguran sepanjang tahun 2025.

"Capaian ini bukan kerja individu, melainkan hasil kolaborasi semua pihak. Kami ingin memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujar Gus Shobih dalam sebuah kegiatan resmi di lingkungan Pemkab Pasuruan.

Salah satu poin krusial dalam setahun terakhir adalah komitmen Gus Shobih terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih. Ia aktif mengawal percepatan pembangunan daerah secara akuntabel.

Gus Shobih juga dikenal sangat terbuka terhadap masukan eksternal. Ia berulang kali menegaskan bahwa pemerintahannya tidak alergi terhadap kritik, bahkan mendorong elemen mahasiswa dan masyarakat untuk terus mengawal janji-janji politik yang dicanangkan saat kampanye.

Menyongsong tahun kedua kepemimpinannya, Gus Shobih berkomitmen untuk terus tancap gas dalam memperbaiki pelayanan publik dan memastikan stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga di tengah dinamika pembangunan nasional.

Gus Shobih merasa senang berpartner dengan Rusdi Sutejo. “Mas Bupati ini orangnya visioner. Kami masih memiliki banyak tantangan untuk mewujudkan visi-misi, terutama soal fiskal. Bismillah kami optimistis, Kabupaten Pasuruan lebih maju, adil, dan sejahtera,” beber Gus Shobih.

 

Lebih Mudah dan Transparan dengan Digitalisasi Layanan

Kabupaten Pasuruan mencatatkan lompatan besar dalam tata kelola pemerintahan berbasis elektronik sejak Bupati Pasuruan HM Rusdi Sutejo.

Melalui akselerasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Mas Rusdi-sapaannya-tidak hanya memodernisasi layanan publik, tetapi juga memastikan sistem digital ini berdampak langsung pada kesejahteraan dan efisiensi kerja aparatur dari tingkat kabupaten hingga RT/RW.

Di awal tahun 2026, Pemkab Pasuruan resmi mengimplementasikan aplikasi SiMata dari BKN untuk mengelola talenta ASN secara objektif berdasarkan kinerja dan potensi. Digitalisasi ini memberikan kepastian karir dan transparansi dalam pemberian insentif serta Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

Komitmen digitalisasi ini, merambah hingga pelosok desa. Mas Rusdi masif mendorong pembentukan Desa Digital dengan pemanfaatan mesin Anjungan Layanan Mandiri (ALM) untuk memudahkan administrasi warga.

Melalui bimbingan teknis Tata Naskah Dinas Elektronik (TNDE), kepala desa dan perangkat desa kini dapat menyelesaikan urusan surat-menyurat secara digital, yang secara langsung memangkas biaya operasional desa dan meningkatkan efektivitas kerja perangkat serta BPD.

Digitalisasi di era Mas Rusdi juga menyentuh jajaran RT dan RW melalui penguatan integrasi data kependudukan dan kemiskinan. Dengan pelibatan RT/RW dalam sistem pelaporan berbasis digital, validasi data bantuan sosial dan penanganan stunting menjadi lebih akurat.

"Sistem elektronik bukan untuk mempersulit, tapi untuk mempermudah hidup aparatur kita. Dengan SPBE, kerja jadi lebih cepat, transparan, dan kesejahteraan mereka bisa kita ukur secara adil," tegas Mas Rusdi.

Selain itu, Mas Rusdi juga punya program unggulan "Sapa Warga" sebagai terobosan dalam memangkas sekat antara pimpinan dan rakyat.

Program ini menjadi saluran komunikasi langsung di mana Mas Rusdi turun ke desa-desa untuk mendengar aspirasi tanpa sekat birokrasi yang kaku.

Melalui program Sapa Warga, masyarakat dapat menyampaikan keluhan mulai dari perbaikan jalan, layanan kesehatan, hingga masalah pupuk secara tatap muka maupun melalui platform digital resmi.

Terobosan ini juga diintegrasikan dengan upaya penurunan stunting dan validasi data kemiskinan secara real-time.

"Saya ingin memastikan tidak ada jarak antara bupati dan warga. Masalah di tingkat bawah harus segera mendapat solusi saat itu juga," bebernya. (one/fun/*)

 

Beberapa Penghargaan Kabupaten Pasuruan Tahun 2025 di Tingkat Nasional

  1. PENGHARGAAN TOP BUMD AWARDS (BINTANG 5 ) TAHUN 2025 dari MAJALAH TOP BUSSINES
  2. OPINI WAJAR TANPA PENGECUALIAN ATAS LKPD TAHUN 2024 dari BPK RI
  3. PERLINDUNGAN KONSUMEN ”PASAR TERTIB UKUR TAHUN 2025” dari KEMENTRIAN PERDAGANGAN REPUBLIK INDONESIA
  4. PEMERINTAH DAERAH DENGAN PROGRAM LITERASI KEUANGAN TERBAIK LEVEL KABUPATEN (SEBAGAI FINALIS) dari OTORITAS JASA KEUANGAN
  5. YOUNG INVESTIGATION AWARD dari PERNEFRI (PERHIMPUNAN NEFROLOGI INDONESIA) DAN INTERNATIONAL SOCIETY OF NEPHROLOGY
  6. PENGHARGAAN KEPADA KABUPATEN PASURUAN SEBAGAI WILAYAH YANG MEMILIKI DAERAH KOPERASI TERBANYAK SERTA OMZET KOPERASI TERTINGGI DI JAWA TIMUR DIBERIKAN OLEH WAKIL MENTERI KOPERASI RI DIDALAM AJANG SURYA AWARD DIBERIKAN KEPADA BAPAK BUPATI PASURUAN H.M RUSDI SUTEJO dari KEMENTERIAN KOPERASI REPUBLIK INDONESIA
  7. PENGHARGAAN PARAMAKARYA (PT AMERTA, PT YAMAHA ELECTRONIC MANUFACTURING INDONESIA, YAMAHA MUSICAL PRODUCT INDONESIA) dari KEMENTERIAN KETENAGAKERJAAN RI
  8. INNOVATIVE GOVERMENT AWARD TAHUN 2025 dari KEMENTERIAN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA
  9. PIAGAM PENGHARGAAN DALAM RANGKA MENDUKUNG PEMBENTUKAN POS BANKUM (POSBANKUM) DESA/KELURAHAN DI KABUPATEN PASURUAN dari MENTERI HUKUM REPUBLIK INDONESIA
  10. ADIWIYATA NASIONAL DAN ADIWIYATA MANDIRI dari KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP
  11. PENERAPAN MANAJEMEN TALENTA dari BKN
  12. OUTSTANDING INNOVATOR OF INDONESIA'S FIRST HALAL INDUSTRIAL ESTATE dari CNN

 

Beberapa Capain Mas Rusdi-Gus Shobih Selama Setahun

 

Indikator Makro Ekonomi Membaik Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS)

Editor : Jawanto Arifin
#Gus Shobih #bupati pasuruan #Mas Rusdi #kabupaten pasuruan