DI satu kepemimpinan Kota Pasuruan, Wali Kota Pasuruan H. Adi Wibowo, S.TP., M.Si. bersama dengan Wakilnya, H. M. Nawawi, S.Kom., M.M.menggelar refleksi satu tahun kepemimpinannya.
Acara itu digelar sederhana dan lebih khidmat di Masjid Khas Kota Pasuruan pada Jumat (20/2) malam.
Sebelum acara, Mas Adi dan Mas Nawawi juga bersama masyarakat menunaikan ibadah salat tarawih. Dalam acara tersebut, Mas Adi menyampaikan rasa syukurnya atas perjalanan satu tahun dalam kepemimpinannya.
Satu tahun berlalu, ia mengaku perjalanannya masih panjang. Karenanya, dia berharap bersama dengan sang wakil, mereka dapat terus memimpin Kota Pasuruan ke arah yang lebih baik.
“Alhamdulillah, saya bersama dengan Wawali sudah menapaki satu tahun pemerintahan. Semoga kami bisa menjadi orang tua yang baik yang mengantarkan keluarga besar Kota Pasuruan menuju masa depan yang lebih cerah,” ungkapnya.
Mas Adi mengakui bahwa perjalanannya tak mudah dan kerap kali menemui berbagai tantangan.
Seperti yang terjadi saat ini, Pemkot Pasuruan masih berupaya bangkit dari kondisi ekonomi pascapandemi Covid-19.
Namun pemerintah daerah juga harus tetap memastikan pelayanan dan kebijakan untuk masyarakat tetap berjalan lancar mesti di tengah kondisi anggaran yang berkurang karena adanya pengurangan transfer keuangan daerah (TKD) dari pusat.
“Perencanaan sudah disusun secara teknokratis dan aspiratif. Tetapi perencanaan yang baik juga harus diimbangi anggaran yang cukup. Ini menjadi tantangan bagi kita semua,” ungkapnya.
Di tengah keterbatasan itu, dia mengaku tak akan mundur selangkah pun. Dia berkomitmen untuk tetap berinovasi dan lebih kreatif sehingga pelayanan dan pembangunan tetap berjalan dengan baik.
Di satu tahun kepemimpinannya, Mas Adi dan Mas Nawawi juga telah berhasil mewujudkan misi ketiga Kota Pasuruan yakni mewujudkan Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi lokal.
Mas Adi dan Mas Nawawi mewujudkannya dengan melalukan revitalisasi pasar serta perencanaan pembangunan pasar baru.
Menurutnya, pasar adalah objek vital yang menopang perputaran ekonomi masyarakat. Lewat penataan pasar yang baik, dipercaya dapat menumbuhkan ekonomi masyarakat.
“Pasar ini penting, semua proses transaksional terjadi di pasar. Itu mengapa, penataan pasar kami prioritaskan di tahun pertama kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Harapannya lewat pasar ekonomi masyarakat meningkat” terang Wakil Wali Kota Pasuruan Nawawi.
Dalam setahun Kota Pasuruan juga meraih segudang prestasi. Salah satunya adalah meraih penganugerahan Kota Harmoni dengan indeks harmonisasi yang tinggi, Kota Pasuruan berhasil mewujudkan misi keempat yang dibawa oleh Mas Adi dan Mas Nawawi, yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat berorientasi pada peran kepemudaan, kebudayaan, dan harmonisasi sosial.
Terakhir, dalam mewujudkan Mewujudkan Kota yang Indah dan Nyaman melalui Penguatan Infrastruktur Ekonomi dan Sosial yang Berkelanjutan, Kota Pasuruan bergerak melakukan revitalisasi Jalan Pahlawan, pemerataan pembangunan jalan dan pembangunan pembatas sungai agar kota menjadi lebih indah dan bersih.
Upaya ini lagi-lagi berbuah penghargaan. Kini Kota Pasuruan telah menyandang predikat sebagai Kota Sehat Swastisaba. Bahkan Kota Pasuruan juga berhasil meraih Sutami Awards 2025 sebagai Kota kedua terbaik dalam Transformasi Pengelolaan Sampah.
Keberhasilan itu menjadi bukti bahwa Kota Pasuruan berkomitmen menghadirkan lingkungan bersih dan sehat dan berkelanjutan melalui berbagai program inovatif dan partisipatif. (ran/*)
Editor : Abdul Wahid