TEPAT Jumat (20/2) tahun 2026, kepemimpinan Adi Wibowo-M Nawawi genap berusia setahun. Pasca keduanya dilantik menjadi Wali Kota-Wakil Wali Kota Pasuruan pada (20/2) tahun 2025 lalu, pasangan yang memiliki akronim Anugrah ini terus membangun Kota Pasuruan.
Wali Kota Pasuruan H. Adi Wibowo, S.TP., M.Si. bersama dengan H.M. Nawawi, S.Kom., M.M. dilantik untuk memimpin Kota Pasuruan.
Dengan membawa harapan masyarakat untuk menjadikan Kota Pasuruan menjadi kota yang lebih baik dengan taraf kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera.
Dalam misinya, Mas Adi dan Mas Nawawi telah mencanangkan lima misi yang dijadikan sebagai tumpuan arah kebijakan demi mencapai cita-cita Kota Pasuruan sebagai Kota Anugrah yang Aktif Pelayanan Publiknya, Mandiri Ekonominya, Guyub Warganya, dan Indah Kotanya.
Di tahun pertama kepemimpinannya, keduanya kompak menjalankan satu persatu misi yang dibawa. Adapun kelima misi tersebut sebagai berikut:
- Meningkatkan Kualitas Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik Yang Responsif dan Merata Berbasis Digital
- Mewujudkan Sumber Daya Manusia yang Unggul Melalui Akses Pendidikan dan Kesehatan yang Inklusif dan Berkualitas
- Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Berkelanjutan Berbasis Potensi Lokal
- Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Berorientasi pada Peran Kepemudaan, Kebudayaan, dan Harmonisasi Sosial
- Mewujudkan Kota yang Indah dan Nyaman Melalui Penguatan Infrastruktur Ekonomi dan Sosial yang Berkelanjutan
Selama setahun ini, Pemkot Pasuruan yang dipimpin Mas Adi dan Mas Nawawi berupaya mewujudkan Kota Pasuruan sebagaimana visi misi yang mereka bawa.
Yang pertama adalah, meningkatkan kualitas pelayanan publik yang responsif berbasis digital. Kini, Pemkot Pasuruan telah bertranformasi menjadi Kota Informatif.
Penghargaan tersebut diraih pada Desember lalu, menjadi bukti bahwa Kota Pasuruan memiliki komitmen tinggi dalam meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat yang informatif dan transparan.
Selain itu, dalam mewujudkan pelayanan yang responsif, Kota Pasuruan kini memiliki beberapa layanan seperti layanan darurat 112 dan PSC 119, E-CCTV, dan WiFi Madinah yang dapat diakses oleh semua masyarakat.
Kota Pasuruan juga telah memantapkan layanan aduan masyarakat melalui aplikasi E-SAMBAT dan Sp4n LAPOR! Untuk mengadukan kendala pelayanan publik.
Atas semua kinerja yang telah dilakukan, Kota Pasuruan berhasil meraih peringkat 8 nasional pelayanan publik dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).
Selanjutnya, dalam misi mewujudkan SDM unggul melalui akses pendidikan dan kesehatan yang inklusif dan berkualitas, Pemkot Pasuruan di bawah kepemimpinan Adi Wibowo telah menghadirkan program Pasuruan Integrated Management Education (PRIME).
Program ini merupakan inisiatif Pemkot Pasuruan untuk menyeimbangkan kualitas pendidikan intelektual, spiritual, dan emosional guna menciptakan generasi emas 2045.
Selain itu, ada juga program AKSI PAS yang memberdayakan anak-anak berkebutuhan khusus untuk tetap berdaya dengan memastikan pendidikannya melalui penyediaan guru inklusi.
Wali Kota Pasuruan H. Adi Wibowo, S.TP., M.Si. mengatakan bahwa pendidikan adalah hal pertama yang harus dibenahi demi mewujudkan generasi bangsa yang cerdas dan gemilang.
“Kita saat ini dihadapkan dengan bonus demografi di mana fenomena jumlah penduduk usia produktif (15-64 tahun) lebih besar daripada penduduk usia nonproduktif (di bawah 15 atau di atas 64 tahun). Untuk generasi yang cerdas itu, harus dimulai dari pendidikan yang berkualitas,” ujarnya.
Sementara itu, di bidang kesehatan, Pemkot Pasuruan terus berupaya memberikan akses kesehatan yang baik bagi masyarakatnya melalui universal Health Coverage (UHC). Kini angka capaian UHC sudah 99,57 persen.
Hasilnya, Kota Pasuruan berhasil meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 79,52 persen dari 78,90 persen pada tahun sebelumnya. Dengan angka harapan hidup manusianya yang juga meningkat menjadi 75,19 tahun.
Wali Kota Adi menyebut bahwa kesehatan dan pendidikan adalah tonggak utama yang menunjukkan kualitas sebuah bangsa.
“Kesehatan adalah kunci masa depan yang lebih cerah dalam mempersiapkan generasi emas di tahun 2045 nanti, maka kesehatan dan pendidikan generasi masa depan penting untuk diperhatikan,” ujarnya. (ran/*)
CAPAIAN PRESTASI PEMKOT PASURUAN DALAM SETAHUN
- Top Pembina BUMD
- Peringkat Terbaik II Kota Perencanaan Pembangunan Daerah (PPD) 2025 Tingkat Jatim
- Opini WTP BPK RI 5 tahun berturut-turut Atas LKPD tahun anggaran 2024
- Penghargaan Daerah Dengan PAD Tertinggi Wilayah Malang Raya
- Peringkat III Paritrana Awards 2024 Kategori Pemerintah Kab/Kota Penghargaan Atas Komitmen Mendukung Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
- UKPBJ Level 3 (Proaktif) Capaian Kematangan Pengadaan Barang/Jasa
- Indeks Harmoni Indonesia (IHAI) 2025 Keberhasilan Pelaksaan Pengukuran Harmoni Sosial
- Forikan Berprestasi Nasional Kinerja Terbaik Promosi UKM Olahan Hasil Perikanan
- Penghargaan Kabupaten/Kota Sehat Swasti Saba 2025 Kategori Padapa
- Penghargaan Kota Informatif
- Peringkat III Kota Zero Case PMK Tingkat Provinsi
- Piagam Penghargaan Atas Pembentukan UPTF Perlindungan Perempuan dan Anak Serta Komitmen Penanganan Kasus Perempuan Secara Tuntas oleh Gubernur Jatim
- Peringkat 8 Nasional Pelayanan Publik
- Penghargaan UHC Awards 2026 Kategori Madya
- Zona Integritas Wilayah Korupsi (WBK) Tahun 2025 oleh Kemenpan RB
- Sutami Awards Kota Kedua Terbaik Transformasi Pengelolaan Sampah
- Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) naik dari 73,90 menjadi 73,95
- Reformasj birokrasi naik dari 87,38 menjadi 88,30
- Indeks Pelayanan Publik mencapai 4,71
- Indeks Kepuasan Masyarakat mencapai 91,88 dengan kategori sangat baij
- Indeks Kualitas Kebijakan me capau nilai 80,08
- Kepatuhan standar Pelayanan Publik Oleh Ombudsman RI meraih nilai 98,22 (zona hijau)
- Pembangunan Zona Integritas terus diperkuat menjadi birokrasi yang bersih dan melayani
Selain segudang prestasi itu, Pemkot Pasuruan juga terus bergerak membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Hal itu ditunjukkan dari indikator kinerja utama yang angkanya realisasinya menunjukkan nilai positif.
Seperti, Gini Rasio 2025 yang terealisasi sebesar 0,334 dengan target 0353. Lalu Indeks Reformasi Birokrasi menunjukkan nilai 88,70.
Sementara pertumbuhan ekonomi jiga melesat naik melampaui target yakni sebesar 5,71% lalu indeks Kesalehan sebesar 86,71 %
Penurunan angka kemiskinan sebesar 6,18 % melampaui target sebesar 5,99%. Indeks Pembangunan Manusia berhasil mencapai target yang ditentukan yakni 79,52. Dan terakhir Indeks Kualitas Layanan Infrastruktur (IKLI) dengan capaian realisasi sebesar 3,13.
Editor : Abdul Wahid