NGULING, Radar Bromo-Puting beliung menerjang sejumlah wilayah Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, Selasa petang (17/2). Akibat kejadian tersebut, Balai Desa Watuprapat dan sejumlah rumah warga di Dusun Pring mengalami kerusakan pada bagian atap.
Ketua BPD Desa Watuprapat Basori Alwi menjelaskan, sebelum puting beliung datang, cuaca di wilayah Nguling mendung pekat.
Hujan turun disertai angin kencang, kemudian muncul pusaran angin dari arah utara Desa Watuprapat.
“Pusaran angin itu muncul lurus di utara Desa Semedusari, Kecamatan Lekok. Lalu bergerak ke selatan agak ke timur, melintas hingga ke Desa Watuprapat. Akibatnya, atap bangunan balai desa rusak,” katanya.
Setelah itu, angin bergerak ke arah yang sama dan menyebabkan kerusakan pada dua rumah warga. Yaitu, rumah milik Sumana, 59 dan Samin, 54.
Rumah Sumana mengalami kerusakan pada sebagian asbes dapur dan kandang sapi. Sementara rumah Samin rusak pada sebagian asbes rumah dan kandang sapi.
“Puting beliung ini terjadi beberapa menit saja. Pusaran angin dilaporkan menghilang di wilayah Desa Kapasan. Di Kapasan, juga ada kandang dan rumah warga mengalami kerusakan,” lanjutnya.
Perangkat Desa Watuprapat Samioto membenarkan bahwa balai desa mengalami kerusakan pada bagian atap pendopo. Reruntuhan genting bahkan menimpa sejumlah peralatan kantor.
“Peralatan kantor kena reruntuhan genting. Yang rusak komputer untuk pelayanan warga,” katanya.
Kapolsek Nguling Iptu Kukuh membenarkan kejadian itu. Puting beliung terjadi di Dusun Pring, Desa Watuprapat.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian alam ini. “Tidak ada korban jiwa. Kerugian masih dalam perhitungan,” tuturnya.
Usai kejadian, petugas Polsek Nguling bersama kepala desa dan perangkat desa mendatangi lokasi untuk melakukan pendataan. Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan BPBD dan PLN untuk penanganan lebih lanjut. (zen/hn)
Editor : Muhammad Fahmi