PASURUAN, Radar Bromo - Sektor jasa menjadi lapangan pekerjaan paling diminati oleh penduduk Kota Pasuruan.
Tahun lalu, sektor ini menjadi satu-satunya lapangan pekerjaan yang jumlah pekerjanya meningkat. Sementara, jumlah pekerja di sektor pertanian dan industri menurun.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pasuruan, Imam Sudarmadji menyebut dari survei angkatan tenaga kerja nasional (sakernas) 2025, sektor jasa menjadi sektor pekerjaan yang menyerap tenaga kerja paling banyak. Sebesar 68,06 persen. Meningkat dari sebelumnya, sebesar 63,59 persen.
Sementara sektor industri, menyerap tenaga kerja sebesar 27,47 persen. Sedangkan pertanian menyerap tenaga kerja sebesar 4,47 persen.
Besaran persentase ketiga sektor ini, masih menunjukkan pola yang sama dengan kondisi pada 2023 dan 2024.
"Selama tiga tahun terakhir, sektor jasa menjadi penyerap tenaga kerja paling tinggi. Sementara sektor pertanian paling rendah," katanya.
Imam menyebut sektor jasa merupakan satu-satunya sektor yang mengalami peningkatan jumlah pekerja. Yaitu sebesar 9.724 orang.
Hal ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, yakni pada 2022, 2023 dan 2024 yang dikuasai oleh sektor industri.
Sedangkan sektor industri mengalami anonali. Usai bertahun-tahun terus meningkat, tahun lalu, sektor ini menurun.
Jumlah tenaga kerja di sektor industri berkurang 2.658 orang, dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini, menunjukkan adanya pergeseran minat bagi penduduk yang bekerja.
Sektor pertanian menjadi lapangan kerja yang semakin tidak diminati. Selama beberapa tahun belakangan, sektor ini terus mengalami penurunan jumlah pekerja.
Pada 2024, sektor ini berkurang 704 orang. Sementara tahun lalu menurun 386 orang.
"Sektor pertanian semakin tidak diminati. Secara konsisten, setiap tahunnya mengalami penurunan jumlah tenaga kerja yang menekuni bidang ini," sebut Imam.
Kepala Diskominfotik Kota Pasuruan, Imam Subekti menyebut pemkot mendorong agar generasi milenial bisa membuat lapangan kerja sendiri.
Dibandingkan menjadi karyawan. Sebab berwirausaha membuka potensi menurunkan pengangguran.
"Membuka usaha sendiri memiliki banyak manfaat. Bisa membantu mengurangi pengangguran juga," tutur Imam. (riz/one)
Editor : Jawanto Arifin