PANGGUNGREJO, Radar Bromo - Pencarian Suparto, 52, belum membuahkan hasil di hari terakhir pencarian, Minggu (15/2).
Nelayan asal Desa Semare, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan dinyatakan hilang.
Sejatinya pencarian secara teknis dihentikan pada hari kelima yakni pada Jumat (13/2).
Namun petugas tetap melakukan pencarian dengan menyebarkan informasi dari wilayah tetangga.
Apabila pada hari ketujuh belum mendapatkan informasi, maka pencarian secara resmi akan ditutup.
Koordinator Tim SAR Gabungan Gani Wiratama menjelaskan, pencarian nelayan yang hilang berdasarkan SOP sampai hari ketujuh.
“Pencarian secara teknis dihentikan kemarin. Itu berdasarkan hasil mediasi bersama,” ujarnya.
Keputusan itu melalui dan disetujui Kades Semare, keluarga korban, Camat Kraton, kepolisian dan lainnya.
Faktor cuaca ekstrem menjadi penyebab penghentian pencarian secara teknis. Arah angin yang tidak tentu itu membuat petugas kewalahan. Sehingga semua pihak memutuskan itu.
Apabila sampai hari ketujuh belum mendapat informasi, maka pencarian akan resmi ditutup.
“Jika kami belum mendapat informasi pada hari ketujuh, maka pencarian secara resmi dihentikan,” katanya. (zen/fun)
Editor : Abdul Wahid