GONDANGWETAN, Radar Bromo-Kecelakaan maut terjadi di jalur menuju Bromo, tepatnya di Desa Tebas, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan. Seorang bocah meninggal usai dihantam mobil Suzuki Escudo.
Kecelakaan itu terjadi tak jauh dari perbatasan Desa Tebas, Kecamatan Gondangwetan dan Pohgading, Kecamatan Pasrepan Kabupaten Pasuruan, Minggu (15/2) pagi.
Sebuah mobil Suzuki Escudo yang melaju kencang dari arah utara tiba-tiba hilang kendali dan menghantam sepeda motor yang sedang parkir di depan toko sosis, tepi jalan.
Nahas, di atas motor tersebut duduk seorang bocah berinisial Daf, 7 yang sedang menunggu ibunya berbelanja.
Benturan keras tersebut membuat korban terpental sejauh 10 meter.
Daf saat itu awalnya bersama ibunya. Namun ibunya lantas belanja dan masuk ke toko Reska di tepi jalan yang menjual aneka bahan kue dan frozen food dan sosis.
Tinggal Daf menunggu di atas motor Honda Vario bernopol N 2700 VE. Motor itu parkir di tepi jalan sisi timur dengan menghadap ke utara.
“(korban) Membeli bahan adonan mas. Waktu itu ibunya masih belum selesai,” ujar Karyawan toko Muhammad Hoirul 25, asal Kelurahan Sekargadung, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan.
Belum selesai belanja, tiba-tiba terdengar suara keras benturan kendaraan dari depan toko, lokasi sebelumnya motor bersama korban parkir.
Seketika sang ibu langsung histeris, teriak menangis begitu suara itu merupakan motor milik ditabrak yang diatas motornya terdapat anaknya atau korban.
Korban bersama kendaraan motor terpental sejauh 10 meter ke selatan. Sedangkan mobil Escudo N 1909 A yang dikendarai Muhammad Muklas 46 warga Dusun Pohgading Tengah, Desa Pohgading, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan baru berhenti usai menabrak tumpukan bata ringan di depan toko.
“Ibu korban ini sering belanja disini. Biasanya jarak waktunya per pekan. Tapi harinya gak tentu. Korban langsung diantar menggunakan mobil, menghentikan pengendara dari selatan tadi itu,” ujarnya.
Kata Hoirul seketika di TKP banyak orang. Baik dari pengendara yang berhenti maupun warga di sekitarnya. Mereka menolong korban. Begitu juga sopir mobil, dia juga membantu evakuasi korban.
Sopir mobil Escudo Muhammad Muklas menjelaskan, dirinya seorang diri dari Desa Ranggeh, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan.
Ia dalam perjalanan pulang ke rumahnya melintas di Jalan Raya Bromo menuju ke selatan. Tiba di lokasi dirinya mengantuk dan oleng ke kiri.
Sang sopir baru menyadari dia telah menabrak kendaraan motor yang terparkir di bahu jalan, yang disana terdapat anak kecil.
Dia mengaku langsung keluar dari kendaraan begitu mobilnya mendarat karena menabrak tumpukan batu bata.
“Saya tidak tau sudah. Mobil siapa saja saya hentikan untuk mengantar korban. Kayak mobil cerry tadi itu,” katanya saat ditanya Jawa Pos Radar Bromo.
Pukul 08.15 kepolisian mendatangi TKP dan mengamankan sopir serta barang bukti. (zen/mie)
Editor : Muhammad Fahmi