Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Tidak Terpengaruh PMK, Permintaan Pemotongan Hewan di RPH Kota Pasuruan Tinggi

Fahrizal Firmani • Minggu, 15 Februari 2026 | 14:25 WIB
BERI MAKAN: Deretan sapi yang siap disembelih. Penyembelihan dilakukan di RPH, salah satunya Blandongan. Sejauh ini, RPH setempat menerima permintaan penyembelihan hewan, sebanyak 10 ekor per harinya.
BERI MAKAN: Deretan sapi yang siap disembelih. Penyembelihan dilakukan di RPH, salah satunya Blandongan. Sejauh ini, RPH setempat menerima permintaan penyembelihan hewan, sebanyak 10 ekor per harinya.

PASURUAN, Radar Bromo - Adanya wabah virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di sejumlah daerah, tidak berdampak di Kota Pasuruan.

Permintaan pemotongan sapi di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Blandongan, Kota Pasuruan tetap tinggi. Rata-rata, mencapai 10 ekor per harinya.

Kepala Dinas Perikanan, Pertanian dan Ketahanan Pangan kota Pasuruan, Muallif Arif menyebut jasa RPH tetap diminati.

Justru permintaan tinggi dibandingkan akhir tahun lalu. Jika dirata-rata bisa ada 10 permintaan per harinya.

"Permintaan di RPH sejak Januari cukup tinggi. Antara sembilan sampai 10 permintaan setiap harinya," jelasnya.

Ayik-sapaannya menyebut, kondisi ini bisa jadi karena memang kualitas pemotongan di RPH telah terstandar.

Selain itu, virus PMK di Kota Pasuruan masih nihil. Pihaknya juga menjaga kualitas dengan kebersihan dan pelayanan baik.

Sejauh ini belum ada sapi yang diminta untuk dipotong di RPH yang terjangkit PMK.

Tentu pemkot berharap wabah PMK tidak terjadi di Kota Pasuruan. Masyarakat juga diminta untuk selalu waspada.

"Di Kota Pasuruan sejauh ini belum ada temuan virus PMK. Masih nihil. Insyaallah tetap aman," tukas Ayik. (riz/one)

Editor : Jawanto Arifin
#kota pasuruan #sapi #pmk #juleha #rph #penyakit