PASURUAN, Radar Bromo – Setelah melalui proses sosialisasi dan pengembangan sejak September 2025, destinasi wisata baru di Kota Pasuruan, Kampung Bangilan, resmi bakal dilaunching Sabtu (14/2).
Peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, sebagai wujud kolaborasi antara Pemerintah Kota Pasuruan, Japan Tobacco International (JTI), dan Yayasan Investasi Sosial Indonesia (YISI).
Ketua YISI, Syukur Sugeng Apriwiyanto, menjelaskan bahwa kawasan Kelurahan Bangilan dipilih karena memiliki karakter kuat sebagai kampung dengan nuansa tempo dulu.
Selain didominasi bangunan berarsitektur kuno, kawasan ini juga menjadi rumah bagi berbagai produk legendaris khas Kota Pasuruan.
“Di sini ada Kopi Sepoor Kaspandi, rawon dan sate komoh, serta Jamu Kerey. Semua produk tersebut usianya lebih dari 50 tahun. Bahkan sate komoh telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh Ditjen Kemendikbud RI,” ujar Kang Apri, sapaan akrabnya.
Kang Apri menambahkan, selain sebagai destinasi wisata kuliner dan heritage, Bangilan juga menyimpan sejumlah aset bersejarah yang berpotensi dikembangkan sebagai objek wisata edukasi.
Konsep ini diharapkan mampu menghadirkan pengalaman wisata yang tidak hanya rekreatif, tetapi juga sarat nilai sejarah dan budaya.
Pengembangan Kampung Bangilan dinilai selaras dengan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pemerintah pusat, khususnya pada sektor pariwisata.
Dukungan JTI sebagai mitra kolaborasi disebut sebagai bentuk kepedulian dunia usaha terhadap penguatan sektor pariwisata berbasis komunitas.
Hal ini juga sejalan dengan komitmen Pemkot Pasuruan dalam mendorong konsep urban tourism atau pariwisata perkotaan yang mengangkat potensi lokal.
Acara launching besok bakal dimeriahkan berbagai kegiatan. Mulai Mlaku Bareng Wali Kota, sepeda santai, serta lomba fotografi dengan objek spot-spot bernuansa kuno.
Kegiatan ini mengundang partisipasi masyarakat umum, komunitas sepeda tua, BMX, hingga komunitas fotografi.
Penampilan drumband asli Kampung Kuno Bangilan juga menambah semarak suasana peresmian.
Tidak ketinggalan, panitia menyiapkan berbagai doorprize menarik sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Dengan diluncurkannya Kampung Bangilan, diharapkan destinasi ini mampu menjadi ikon wisata baru Kota Pasuruan yang menguatkan identitas sejarah, budaya, dan kearifan lokal, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. (unt/one/*)
Editor : Moch Vikry Romadhoni