PASURUAN, Radar Bromo-Pencarian terhadap nelayan asal Desa Semare, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Suparto, 52, terus dilakukan.
Dalam pencarian hari keempat, Kamis (12/2), tim kembali menjelajahi areal pencarian sejauh 72 kilometer persegi. Namun masih nihil.
Koordinator tim SAR Gabungan Gani Wiratama mengatakan, pada hari keempat, areal pencarian tidak berbeda dengan hari ketiga.
Pihaknya fokus di areal sejauh 72 kilometer persegi. Sebab, areal ini cukup luas dengan mempertimbangkan kemampuan tim SAR gabungan.
Areal ini mulai dari sisi timur Perairan Kalirejo sampai timur Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) di Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.
Ada 16 personel yang terjun. Mereka berasal dari BPBD Kota dan Kabupaten Pasuruan, Basarnas Jatim, dan Satpolairud Polres Pasuruan Kota. “Areal ini sudah luas dengan mempertimbangkan personel yang dimiliki," jelas Gani.
Pencarian dilakukan dengan menyisiri tepi sampai sejauh 5 kilometer ke utara.
Pencarian dibagi dalam dua sesi. Pagi, mulai pukul 09.00 sampai 12.00. Siang mulai pukul 13.00 hingga pukul 17.00. Dibagi dalam empat regu.
Mereka menggunakan satu perahu karet milik BPBD Kota Pasuruan dan tiga perahu karet milik Basarnas Jatim.
Diketahui, Suparto dikabarkan hilang sejak Minggu (8/2). Kala itu, perahunya ditemukan melintas di perairan Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton.
Sedangkan, Suparto ditemukan berenang seorang diri di laut yang kondisinya sedang ombak besar.
Dua nelayan asal Desa Kalirejo sempat berusaha menolongnya. Namun tidak berhasil. Mereka kehilangan jejak usai penerangan yang menempel di dahi korban terjatuh.
Dua nelayan tersebut berusaha mencarinya. Namun tidak menemukannya. (riz/rud)
Editor : Muhammad Fahmi