Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pencarian Nelayan Kraton Pasuruan yang Hilang Diperluas hingga Pesisir Lekok, Keluarga Korban Gelar Tahlilan

Mokhamad Zubaidillah • Rabu, 11 Februari 2026 | 17:42 WIB

SISIR PESISIR: Tim Basarnas dan BPBD saat menyisir kawasan perairan Pasuruan untuk mencari nelayan asal Kraton, Pasuruan yang hilang, Rabu sore (11/2).
SISIR PESISIR: Tim Basarnas dan BPBD saat menyisir kawasan perairan Pasuruan untuk mencari nelayan asal Kraton, Pasuruan yang hilang, Rabu sore (11/2).
 

PASURUAN, Radar Bromo-Upaya pencarian Suparto, 52, nelayan asal Desa Semare, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan yang hilang di perairan laut Kisik sejak Sabtu (7/2) malam, terus diintensifkan.

Meski begitu, hingga hari keempat Suparto dinyatakan hilang, atau hari ketiga upaya pencarian, sejauh ini belum ada tanda-tanda Suparto ditemukan.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari BASARNAS, BPBD, Polair, dan KSOP Pasuruan kini memperluas area penyisiran hingga mencakup 71,8 kilometer persegi.

Fokus pencarian membentang dari Desa Semare di sisi barat hingga kawasan pesisir Lekok di sisi timur.

Jarak dari kedua titik wilayah tersebut sekitar 14,5 Km. Sedangkan jarak terluar pencarian di laut kurang lebih 5 kilometer dari dermaga pelabuhan Pasuruan.

​Meski area telah diperluas, operasi pencarian menghadapi kendala alam yang cukup berat.

Menurut perwakilan BASARNAS, Gani Wiratama, kondisi pasang surut air laut pada pagi hari menghambat penyisiran di area hutan bakau.

Selain itu, cuaca ekstrem berupa hujan deras pada sore hari memaksa tim untuk menghentikan sementara pencarian. Itu dikarenakan jarak pandang dan keamanan sudah tidak memungkinkan.

"Pencarian hari ketiga ini kami membagi kenjadi tiga tim dengan menggunakan perahu karet. Dan dibantu oleh perahu dari polair Polres Pasuruan serta KSOP (Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan) Pasuruan," terang Gani yang juga sebagai Dantim Pencarian di posko pelabuhan, Rabu (11/2) sore.

​Di tengah upaya tim gabungan, solidaritas warga Desa Semare dan Kalirejo serta para nelayan wilayah pesisir Kota Pasuruan juga terus mengalir.

Puluhan nelayan setempat turun tangan melakukan pencarian mandiri di bawah koordinasi kelompok nelayan dan pemerintah desa.

Sebagai bentuk dukungan moral dan spiritual bagi keluarga, warga juga telah menggelar doa bersama atau tahlilan sejak malam pertama hilangnya korban.

"Alhamdulillah dukungan masyarakat nelayan dari desa kami dan desa tetangga serta para nelayan wilayah Kota Pasuruan tinggi dalam proses pencarian ini,” ujar Mustaqin, Kades Semare.

“Saya selaku kepala desa Semare mengucapkan terima kasih kepada semuanya yang telah membantu melakukan pencarian warga kami yang hilang saat melaut," imbuhnya.

​Mewakilili pihak keluarga korban, Mustaqim menyampaikan harapan besar agar Suparto dapat segera ditemukan.

Keluarga berharap korban segera bisa dievakuasi untuk diberikan penghormatan terakhir dan dimakamkan dengan layak.

Rencananya, operasi pencarian akan kembali dilanjutkan esok hari dengan tetap memantau perkembangan cuaca di lokasi. (ube/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
#tahlilan #pasuruan #nelayan #kraton #hilang #lekok