PANGGUNGREJO, Radar Bromo - Pencarian nelayan yang hilang di perairan Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, terus dilakukan.
Belasan personel gabungan dikerahkan untuk melakukan pencarian tersebut.
Baik dari Basarnas Jatim, BPBD Kota dan Kabupaten Pasuruan, serta Polairud Polres Pasuruan Kota.
Tak hanya itu, petugas juga melibatkan nelayan dari Semare dan Kalirejo, Kecamatan Kraton, untuk membantu mencari korban.
Namun hingga hari kedua pencarian, Selasa (10/2), korban Suparto, 52, masih belum berhasil ditemukan.
Area penyisiran seluas 26 kilometer persegi dibagi menjadi tiga wilayah. Di wilayah barat, terutama Desa Semare, Kecamatan Kraton; wilayah tengah, yang mencakup perairan Kelurahan/Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan; dan wilayah timur, di kawasan Desa Wates, Kecamatan Lekok.
Sayangnya, korban tak kunjung ditemukan. “Belum ditemukan. Kami masih melakukan upaya pencarian di hari kedua ini,” ujar Gani Wiratama, koordinator Tim SAR Gabungan.
Gani melanjutkan, di pencarian hari kedua ini personel yang dikerahkan sebanyak 16 orang.
Delapan personel dari BPBD Kota dan Kabupaten Pasuruan. Empat personel dari Basarnas Jatim dan empat Personel dari Polairud.
Selain itu, ada pula dari nelayan hingga pihak kepala desa yang terlibat dalam pencarian tersebut.
Penyisiran dilakukan sebanyak dua sesi. Sesi pertama sejak pukul 07.00 sampai 12.00. Sesi kedua pukul 13.00 sampai 17.00.
Pencarian akan dilakukan selama tujuh hari. Hari Selasa merupakan hari kedua pencarian.
Jika di hari kedua belum ditemukan, pihaknya akan memperluas area pencarian.
Gani mengaku selama pencarian tidak ada kendala. Hanya saja pihaknya juga mengantisipasi cuaca ekstrem.
Jika itu terjadi, pihaknya akan menarik mundur belasan personel yang sedang melakukan penyisiran.
Kasat Polairud Polres Pasuruan Kota AKP Edy Suseno menyampaikan, pihaknya mengerahkan empat personel.
Mereka mengendarai satu unit kapal patroli. Penyisiran dilakukan mulai dari sekitar titik lokasi kehilangan. Lalu ke barat sampai Desa Semare, Kecamatan Kraton.
Setelah itu, di hari kedua pihaknya melanjutkan penyisiran mengarah ke timur sampai wilayah Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.
“Sampai saat ini belum ditemukan. Kami juga dibantu oleh sejumlah nelayan sedang melakukan pencarian,” katanya. (zen/one)
Editor : Jawanto Arifin