LUMBANG, Radar Bromo-Hujan deras sekitar 2 jam membuat jalan yang menghubungkan Lumbang, Kabupaten Pasuruan dengan Lumbang Kabupaten Probolinggo terputus usai tertutup material longsor.
Longsor terjadi di Di Desa Welulang, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan. Tebing di tepi jalan itu, longsor lalu materialnya menutup jalan, Senin (9/2) sore.
Tebing yang longsor itu memiliki panjang 10 meter, dengan tinggi 10 meter. Tebing penahan tanah (TPT) juga ikut ambrol dengan panjang 20 meter tinggi 2 meter dan tebal 60 sentimeter.
Sampai Selasa (10/2) pagi, akses jalan penghubung desa di Kecamatan Lumbang Kabupaten Pasuruan dan Probolinggo sebagian besar masih tertutup material longsor. Hanya bisa dilewati kendaraan roda dua.
Camat Lumbang Pasuruan, Didik Suriyanto menjelaskan, tanah longsor terjadi pada pukul 15.20.
Sebelumnya di Kecamatan Lumbang sedang terjadi hujan lebat dan deras sejak sekitar dua jam sebelum kejadian.
Kondisi itu membuat sebagian tanah di tebing tepi jalan Dusun Pesantren, Desa Welulang, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan menuju Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo longsor dan menutup jalan.
“Masyarakat tidak bisa beraktifatas karena jalan masih tertutup dengan longsor,” kata dia.
Usai longsorm sejumlah warga mendatangi lokasi. Warga gotong royong untuk membersihkan material longsor dengan alat seadanya.
Petugas kepolisian bersama BPBD Kabupaten Pasuruan pun tak lama kemudian mendatangi lokasi kejadian.
Kapolsek Lumbang AKP Marti mengatakan, longsor terjadi usai hujan lebat sekitar 2 jam mengguyur. “(Longsor) di Desa Welulang Lumbang, Pasuruan. Jalan ini penghubung ke Desa Negororejo Lumbang Probolinggo. Setelah ditangani, masih belum dapat dilewati mobil,” jelasnya.
Menurut perwira polisi dengan tiga setrip di pundaknya itu, untuk membersihkan material longsor, diperlukan alat berat. “Kami upayakan pembersihan menggunakan alat berat,” ujarnya.
Sementara itu, Kalaksa BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi menyatakan, longsor tersebut membuat masyarakat sekitar tidak bisa beraktifatas karena jalan tertutup runtuhan tanah yang longsor.
“Usai mendapat laporan, kami langsung menuju ke TKP dan melakukan pembersihan. Sementara, akses jalan tertutup belum bisa dilewati roda empat,” katanya. (zen/mie)
Editor : Muhammad Fahmi