TUTUR, Radar Bromo - Bencana longsor di jalan kabupaten jurusan Tutur-Puspo di Dusun Sawahtalun, Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, belum sepenuhnya pulih.
Sejauh ini, hanya bisa dilakukan penanganan darurat. Karena itu, hanya bisa dilintasi kendaraan roda dua.
Kini, bahu jalan dan aspal jalan yang longsor sudah ditutup menggunakan terpal. Panjang longsoran mencapai sekitar 19 meter dengan tinggi delapan meter dan lebar 2,3 meter.
Kini jalan penghubung antardesa dan antarkecamatan ini tak bisa dilintasi kendaraan roda empat.
“Mobil dan truk dialihkan jalur lain. Lewat jalan kampung, lebih sempit dan memutar sekitar 1,5 kilometer," ujar Kepala Desa Andonosari Akhmad Pujianto.
Pengalihan arus lalu lintas untuk mobil dan truk sengaja dilakukan agar longsoran di lokasi tidak makin parah.
Selain itu, juga menjaga keselamatan para pengendara. “Juga biar tidak membahayakan. Demi kebaikan bersama," katanya.
Menurutnya, jalan kabupaten di Dusun Sawahtalun, Desa Andonosari, ini merupakan jalan utama penghubung Desa Andonosari, Kecamatan Tutur dengan Desa Janjangwulung, Kecamatan Puspo.
Pihaknya berharap jalan ini bisa segera diperbaiki. “Karena jalan ini akses penting perekonomian warga. Baik dari sektor pertanian maupun perdagangan dan lain-lain," jelasnya.
Selain sudah dilakukan penanganan darurat oleh BPBD Kabupaten Pasuruan, juga telah dilakukan asesmen oleh dinas teknis.
Yakni, Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan, Sabtu (7/2) siang. Namun sejauh ini belum dipastikan kapan akan diperbaiki secara permanen.
“Penanganan daruratnya sudah agar longsoran tidak semakin meluas akibat gerusan air hujan. Untuk perbaikan kembali atau pekerjaan fisiknya, masih menunggu dari dinas teknis," ujar Kasi Trantib Kantor Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Ike Pratiwi. (zal/rud)
Editor : Fahreza Nuraga