PASURUAN, Radar Bromo — Keselamatan pemudik lebaran 2026 menjadi harga mati bagi aparat gabungan di Pasuruan.
Rabu (4/2), Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pasuruan bersama Polda Jatim dan Polres Pasuruan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pool Bus Solo Putra Makmur (SPM), Kecamatan Kejayan.
Bukan sekadar mengecek mesin, petugas “mengeler” para sopir bus untuk menjalani tes urine di lokasi.
Sebanyak 18 driver pariwisata diminta menyetor sampel urine di bawah pengawasan ketat Tim Dokkes Polda Jatim dan Polres Pasuruan.
Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada “pilot darat” yang nekat mengonsumsi zat terlarang saat mengangkut nyawa manusia.
Kepala BNNK Pasuruan Masduki, menegaskan bahwa narkoba adalah musuh utama keselamatan jalan raya.
“Penyalahgunaan narkotika sangat fatal bagi keselamatan penumpang. Kami ingin pastikan semua sopir bersih dan dalam kondisi fit,” tegasnya setelah memantau hasil tes yang seluruhnya dinyatakan negatif.
Tak hanya urusan urine, kelayakan armada bus juga dipelototi. Tim yang dipimpin AKP Rizki Julianda dari Polda Jatim bersama Dishub Kabupaten Pasuruan melakukan ramcheck terhadap 18 unit bus.
Mulai dari sistem pengereman, fungsi lampu, hingga kondisi ban tak luput dari pemeriksaan teknis. Hasilnya, seluruh armada di Pool SPM dinyatakan layak jalan.
AKP Rizki Julianda mengungkapkan, sidak ini merupakan bagian dari Operasi Keselamatan Semeru 2026.
Fokusnya adalah meminimalisir human error dan kegagalan teknis yang kerap memicu laka maut.
“Kami tidak ingin ada kecelakaan akibat angkutan yang tidak layak jalan. Kegiatan ini akan terus berlanjut di tempat wisata, terminal, dan pool bus di seluruh wilayah Polda Jatim,” ungkapnya. (tom/one)
Baca Juga: Tak Mau Kecolongan, Petugas Terminal Pandaan Intensifkan Rampcheck Bus Jelang Nataru
Editor : Moch Vikry Romadhoni