PASURUAN, Radar Bromo - Realisasi perikanan budi daya di Kota Pasuruan, sesuai harapan.
Sepanjang tahun lalu, jumlah produksi melampaui target. Tercapai 2.662,92 ton. Melebihi 33 ton dibanding target yang telah dipatok.
Kepala Dinas Perikanan, Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Pasuruan, Muallif Arif menuturkan jumlah produksi perikanan budi daya positif. Pihaknya menargetkan capaian 2.629 ton dan terealisasi 2.662 ton.
"Capaian perikanan budi daya melebihi target. Lebih banyak 33 ton dari target yang ditetapkan," kata dia.
Ayik-sapaannya-menyebut tinggi rendahnya perikanan budi daya dipengaruhi oleh produksi petani tambak.
Penyumbang tertinggi perikanan budi daya adalah ikan bandeng. Disusul oleh gracilaria verrucosa atau rumput laut merah yang menghasilkan agar-agar.
Untuk mengenjot produksi perikanan budi daya, pemkot telah memberikan biofolk yang merupakan hibah dari pemprov.
Alat ini mampu membuat pertumbuhan ikan budi daya menjadi lebih cepat. Diharapkan perikanan budi daya dalam sisa tahun ini, bisa tinggi.
"Petani tambak tidak panen secara bersamaan. Tinggi rendahnya produksi perikanan budi daya tergantung tambak," tutur Ayik. (riz/one)
Editor : Jawanto Arifin