Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Sopir Dump Truck yang Tabrak Avanza di Pleret Pasuruan Dinilai Bersalah, Polisi Tunggu Pulih Dulu sebelum Minta Keterangan

Fuad Alyzen • Minggu, 1 Februari 2026 | 20:06 WIB
Petugas Damkar saat mengevakuasi korban terjepit di body Avanza yang ringsek usai diseruduk dump truck di Pleret, Pasuruan (30/1).
Petugas Damkar saat mengevakuasi korban terjepit di body Avanza yang ringsek usai diseruduk dump truck di Pleret, Pasuruan (30/1).

POHJENTREK, Radar Bromo - Kasus laka lantas yang menewaskan di Jalan Raya Pleret, Desa Pleret, Kecamatan Pohjentrek, Jumat (30/1) lalu masih didalami kepolisian.  

Dalam insiden yang menewaskan satu karyawan PT Coats Rejo Indonesia dan tiga lainnya luka serius ini, polisi menilai sopir dump truck bersalah.

Dari hasil pemeriksaan, sopir dump truck diketahui dalam kondisi mengantuk saat berkendara. Namun kepolisian masih menunggu kepulihan sopir.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Kota Ipda Zulkifli mengatakan, setelah kejadian dan proses evakuasi pihaknya bergerak melakukan olah TKP.

Memeriksa saksi dan mengamankan barang bukti.

Polisi juga menyelidiki rekaman CCTV yang mengarah dan merekam kejadian laka lantas tersebut. “Akhirnya kami menemukan. Rekaman yang mengarah ke lokasi kejadian,” ujarnya.

Memang posisi pikap dan Avanza yang terparkir oleh para korban berada di tepi jalan. Posisi Avanza di selatan dan pikap di utaranya. Posisi Avanza di tepi jalan itu tidak memakan jalan atau menghadang lalu lintas.

Sementara dump truck yang sedang melintas dari selatan itu keluar dari jalan menuju ke kiri hingga menabrak Avanza dan pikap yang terpakir.  “Dari sini kami menilai sopir truk memang salah,” ujarnya.

Zulkifli menyebut, setelah kejadian pihaknya sempat memeriksa sopir di rumah sakit. Saat dimintai keterangan, sopir mengakui bahwa dia sedang mengantuk saat itu. Tanpa sadar dump truck yang dikendarai keluar dari jalur dan menyasak.

“Setelah pulih kami akan periksa sopir, saksi dan lainnya. Sementara mereka masih belum pulih dan belum bisa diperiksa,” katanya.

Kecelakaan ini terjadi setelah dump truck bermuatan pasir menabrak mobil Toyota Avanza yang sedang terparkir di bahu jalan.

​Peristiwa bermula saat mobil Avanza hitam bernomor polisi L 1568 MM memuat empat  karyawan perusahaan menepi untuk membeli minuman es degan.

Saat para penumpang sedang menikmati minuman, tiba-tiba sebuah dump truck bernopol S 8002 UU yang melaju dari arah selatan kehilangan kendali dan langsung menyeruduk bagian belakang mobil Avanza tersebut dan menabrak pikap milik pedagang.

​Akibat benturan keras tersebut, dua orang yakni sopir dan satu penumpang Avanza terjepit bodi mobil. Korban terdiri dari sopir dan penumpang mobil Avanza, sopir dump truck serta penjual es degan yang berada di lokasi kejadian.

Sayangnya sopir Avanza meninggal dunia. Seluruh korban segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Pihak kepolisian dari Satlantas Polres Pasuruan telah tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengamankan kedua kendaraan.

Penyebab pasti kecelakaan saat ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang. (zen/fun)

Editor : Abdul Wahid
#kota pasuruan #dump truk #satlantas #pohjentrek #avanza