PASURUAN, Radar Bromo - Wajah jembatan di Kota Pasuruan dipastikan tak akan lebih bagus.
Sebab, tidak ada rehab berat pada jembatan perkotaan tahun ini. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), hanya melakukan pemeliharaan rutin.
Kepala Dinas PUPR Kota Pasuruan, Gustap Purwoko menyebut jembatan hanya dilakukan pemeliharaan berkala tahun ini. Tidak ada perbaikan mayor. Sebab kondisi jembatan masih baik dan layak.
Total anggaran yang disiapkan sebesar Rp 1,5 miliar. Anggaran ini, juga termasuk untuk pemeliharan jalan.
Paling tinggi digunakan untuk membayar honor Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) serta membeli bahan material.
"Kalau rehab berat pada jembatan tidak ada. Hanya pemeliharaan saja. Jadi satu dengan pemeliharaan jalan," katanya.
Gustap menyebut, pemeliharaan jembatan ini dilakukan menyesuaikan kondisi di lapangan.
Seringkali, jembatan rusak pada bagian kaki karena tergerus air sungai. Pihaknya melakukan penanganan dengan mengganti bagian kaki jembatan.
Ada tim dari Bina Marga yang rutin menggempur penanganan jembatan dan jalan secara rutin.
Mereka berkeliling ke sejumlah ruas jembatan untuk memastikan kondisi tetap baik dan terawat. Jika ada kerusakan maka langsung bisa ditangani.
"Ada tim Bina Marga yang keliling, untuk memastikan jembatan termasuk jalan tetap baik. Sehingga nyaman dilewati," jelas Gustap. (riz/one)
Editor : Jawanto Arifin