LUMBANG, Radar Bromo-Begal motor masih gentayangan di jalanan Pasuruan. Mereka pun tak punya belas kasih. Korban masih anak-anak pun diancam senjata tajam.
Alhasil, motor dan HP Hars, 12 (inisial) warga Desa Karangjati, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan amblas digarong.
Aksi perampasan itu terjadi Minggu siang (25/1). Saat itu Hars baru saja mandi di sungai jembatan di jembatan Dusun Ketondo, Desa Karangjati, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan.
Aksi pembegalan itu terjadi di siang bolong sekitar pukul 13.00. Sebelumnya korban telah mandi di sungai sendirian.
Korban memarkir kendaraan di sekitar jembatan yang tidak jauh tempat dia mandi di sungai.
Selesai mandi, korban hendak menuju ke motornya. Belum tiba ke lokasi motornya diparkir, dua pria tak dikenal menggunakan masker sudah ada di sekitar motor korban.
Saat itulah motor Honda Beat silver hitam nopol L 4280 BAO dirampas orang tak dikenal.
Kedua pelaku menggunakan kunci T serta mengancam korban dengan menggunakan celurit.
Di dalam jok motor, terdapat handphone korban. HP yang raib itu merek Realme warna hitam tipe C53.
Setelah itu motor tersebut dibawa kabur ke arah utara, ke arah Desa Plososari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.
Setelah itu korban pergi dan mengadukan ke kepolisian setempat. Petugas pun menindaklanjutinya, olah TKP dan memeriksa korban.
Dari laporan yang masuk, korban disebutkan mengalami kerugian sampai Rp 19 juta.
“Kami sudah datangi lokasi untuk olah TKP bersama korban,” kata Kapolsek Lumbang AKP Marti.
Dari korban, petugas mengamankan barang bukti STNK kendaraan dan dosbook handphone korban.
Kini kasus tersebut dilimpahkan ke Satreskrim Polres Pasuruan. Dua terduga pelaku masih dalam penyelidikan. “Pelaku masih dilidik,” ujarnya. (zen/mie)
Editor : Muhammad Fahmi