PASURUAN, Radar Bromo - Kegiatan belajar dan mengajar (KBM) di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 28 Kota Pasuruan telah berjalan enam bulan.
Namun belum semua seragam siswa SR telah dibagikan. Dari delapan seragam, enam diantaranya telah dibagikan. Sementara dua seragam belum.
Kepala SRMP 28 Kota Pasuruan, Yuli Prihatini menuturkan ada delapan jenis seragam bagi siswa SR.
Dan enam diantaranya sudah dibagikan. Yakni seragam putih biru, seragam batik reguler dan seragam pramuka. Lalu ada baju pesiar, baju olahraga, dan baju kegiatan lapangan.
Yang belum adalah seragam untuk laboratorium, dan baju batik nasiaonal. Setiap Senin dan Selasa, siswa SRMP memakai seragam putih biru.
Pada Rabu dan Kamis memakai batik reguler dan Jumat-Sabtu memakai seragam pramuka.
"Enam seragam sudah dibagikan. Termasuk seragam reguler untuk sehari-hari. Yang belum tinggal dua jenis seragam," katanya.
Yuli menyebut baju laboratorium digunakan saat siswa praktikum untuk kelas Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
Sementara baju batik nasional digunakan pada momen tertentu atau ada kegiatan penting di SRMP. Meski begitu, ketiadaan seragam ini tidak sampai mengganggu proses KBM.
"Kalau seragam reguler hari-hari buat siswa sudah lengkap. Tinggal seragam pelengkap yang belum," jelas Yuli. (riz/one)
Editor : Jawanto Arifin