Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Wah... Jumlah Penerima Bansos di Kota Pasuruan Menyusut, Sudah Kaya-Kaya?

Fahrizal Firmani • Kamis, 22 Januari 2026 | 16:45 WIB
Ilustrasi bansos.
Ilustrasi bansos.

PASURUAN, Radar Bromo - Jumlah masyarakat tidak mampu yang memperoleh bantuan sosial (bansos) diproyeksi lebih rendah dari tahun lalu.

Tahun ini Dinas Sosial (Dinsos) mengalokasikan bansos bagi 830 kepala keluarga (KK). Setiap KK akan menerima bantuan sebesar Rp 200 ribu tiap bulan.

Jumlah penerima ini lebih rendah dari 2025 lalu. Pada awal tahun anggaran, Dinsos menganggarkan bansos bagi 1.535 KK.

Lalu jumlah ini turun menjadi 1.135 KK usai perubahan APBD (P-APBD) 2025. Artinya ada penurunan 400 penerima dalam KK.

Kepala Dinsos Kota Pasuruan, Kokoh Arie Hidayat menyebut bansos dialokasikan turun dari tahun lalu.

Tahun ini diproyeksikan bagi 830 KK. Menurun 305 KK dibanding saat P-APBD 2025 lalu. Penurunan ini menyesuaikan dengan data tunggal sosial dan ekonomi nasional (DTSEN).

"Tahun ini bansos dialokasikan bagi 830 KK. Setiap penerima memperoleh bansos Rp 200 ribu yang dicairkan setiap triwulan," katanya.

Kokoh menjelaskan penurunan atau kenaikan jumlah penerima, bukan berarti jumlah masyarakat miskin di Kota Pasuruan turun atau naik.

Bisa jadi penerima naik karena ada warga miskin yang selama ini belum tersentuh bantuan.

Atau sebaliknya bisa jadi ada warga miskin yang sudah dikover oleh bantuan pusat atau provinsi.

"Bansos dipenuhi melalui APBD. Jika memang ada penambahan usai dilakukan pengecekan, bisa dialokasikan dalam pergeseran anggaran pada Maret," sebut Kokoh. (riz/one)

Editor : Jawanto Arifin
#kota pasuruan #bantuan #dinsos #bansos