PASURUAN, Radar Bromo- Warga Kota Pasuruan yang tinggal di daerah pesisir, masih harus terus bersabar. Banjir rob diprediksi masih akan terjadi beberapa hari ke depan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pasuruan memprediksi banjir rob akan berakhir pada Rabu (7/1).
Personel Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Pasuruan Anang Sururin mengatakan, banjir rob masih akan terjadi beberapa hari ke depan. Sabtu (3/1) malam, air laut pasang. Sekitar pukul 20.40, naik ke permukaan dan menggenangi permukiman di sejumlah wilayah.
Genangan tertinggi terjadi pada pukul 21.30. Syukur, sekitar pukul 22.00, mulai surut. “Banjir rob menggenangi sejumlah wilayah,” katanya.
Di RT 2 dan 3/RW 3 Jalan MT Hariyono, Kelurahan Mandaran, Kecamatan Panggungrejo, ketinggian air antara 10 sampai 15 sentimeter. Sedangkan, di Jalan Martadinata Kelurahan Ngemplakrejo, ketinggian genangan air sekitar 10 sentimeter.
Anang mengatakan, dalam beberapa hari ke depan banjir rob masih akan terjadi. Diprediksi berakhir pada Rabu (7/1). “Penyebabnya, karena ketinggian air pasang melebihi maksimum hingga terjadi banjir rob,” katanya.
Kasat Polairud Polres Pasuruan Kota AKP Edy Suseno menyampaikan, pasang air laut maksimum saat ini terjadi karena siklus bulanan. Posisi bulan saat ini ada pada fase tengah bulan atau purnama.
Kondisi ini berpotensi menyebabkan banjir rob di area pesisir dengan ketinggian antara 10 sampai 30 sentimeter. “Lokasi kemarin hampir sama. Hanya saja ketinggian antara 10 sampai 15 sentimeter,” jelasnya. (zen/rud)
Editor : Fahreza Nuraga