PURWOREJO, Radar Bromo-Kabar duka itu datang. Balita asal Jalan Wahidin Gang XI RT 2/ RW III, Kelurahan Purutrejo, Purworejo, Kota Pasuruan yang Sabtu petang (4/1) dilaporkan hilang, Minggu pagi ditemukan sudah meninggal.
Sang balita ditemukan meninggal di sekitar bibir pantai Panggungrejo, Kota Pasuruan, sekitar 08.00 pagi.
Jenazah bayi berinisial El itu ditemukan kali pertama oleh seorang pencari kerang.
“Saat itu saya kerja (mencari kerang). Terus melihat, seperti ada boneka, saat saya dekati ternyata anak kecil,” kata Saiful saat ditemui Jawa Pos Radar Bromo.
Jenazah El saat ditemukan dalam kondisi tengkurap di bibir pantai yang sedang surut. “Posisinya tengkurap. Pakaiannya masih utuh, saya ajak teman saya untuk menolongnya, kasihan,” tambah Saiful.
Saat itu, El sudah didapati tak bernyawa. Tubuhnya dipenuhi lumpur namun, tubuhnya masih dalam kondisi bagus.
Usai menemukan jenazah itu, Saiful melapor ke warga setempat. Selanjutnya diteruskan ke petugas BPBD yang tengah melakukan pencarian. Jenazah korban pun lantas dievakuasi ke kamar jenazah RSUD dr Soedarsono.
Diketahui, El dilaporkan hilang di rumahnya, Sabtu sore (3/1). Saat itu kawasan rumah korban sedang diguyur hujan deras.
Korban El awalnya sedang berada di rumah bersama ibunya di ruang tamu rumah.
Sekitar pukul 16.30, ibu korban ke dapur untuk mengambil makanan. Kondisi pintu rumah saat itu sedang tertutup.
“Saya tinggal sebentar ke dalam. Pintu tertutup,” aku Farha Wildatul Warha, sang ibu.
Betapa kagetnya saat sang ibu kembali, ia melihat sang buah hati sudah tak ada di lokasi. Saat itu, pintu rumah sudah dalam kondisi terbuka sedikit.
“Anaknya memang aktif,” katanya. Menurut sang ibu, anaknya memang kerap main di bantaran sungai.
Biasanya, sang anak sering main lumpur. Anaknya juga pernah jatuh di sungai, beberapa bulan lalu. “Dulu (saat jatuh), itu bangun tidur terus main. Ia memang bia buka sendiri pintu rumah,” cerita sang ibu. (ube/mie)
Editor : Muhammad Fahmi