Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Ditinggal Ambil Makan, Bocah 1,5 Tahun di Purutrejo Pasuruan Hilang, Pintu Terbuka-Rumah Dekat Kali Gembong

Fuad Alyzen • Sabtu, 3 Januari 2026 | 21:03 WIB

 

 

MASIH DICARI: Keluarga korban saat dimintai keterangan BPBD. Inset: El Barra Zavian Mavendra yang masih dicari.
MASIH DICARI: Keluarga korban saat dimintai keterangan BPBD. Inset: El Barra Zavian Mavendra yang masih dicari.

PURWOREJO, Radar Bromo-Warga RT 2/RW 3, Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo, Gang Manohara, Kelurahan Purutrejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan geger.

Sabtu (3/1) sore, bocah berusia 1,5 tahun El Barra Zavian Mavendra hilang. Diduga ia keluar rumah tanpa sepengetahuan orang tuanya. 

Rumah sang nenek sendiri berada di sekitar Sungai Gembong Pasuruan. Pencarian pun dilakukan di sekitar sungai. 

Hilangnya El Barra membuat keluarga melapor ke kelurahan. Selanjutnya, laporan itu disampaikan ke BPBD Kota Pasuruan. Petugas pun melakukan pencarian.

Sampai Sabtu petang, pencarian belum membuahkan hasil. Petugas pun memutuskan, pencarian akan dilanjut pada Minggu (4/1) pagi.

Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Bromo, sekitar pukul 15.00 kondisi cuaca di Kota Pasuruan sedang hujan dengan intensitas tinggi.

Saat itu, El Barra awalnya bersama ibunya di ruang tamu rumah sang nenek yang berlokasi di sekitar bantaran Sungai Gembong, Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo, Gang Manohara.

Sekitar pukul 16.30, ibu korban meninggalkan anak untuk mengambil makanan dengan kondisi seluruh pintu rumah telah dikunci.

Selang kurang lebih 5 menit, sang ibu kembali menghampiri anak.

“Namun, saat itu sang anak sudah tidak berada di tempat. Saat itu, diketahui salah satu pintu rumah dalam kondisi terbuka sedikit,” ujar Personel Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Pasuruan Anang Sururin.

Orang tua korban lantas mengindikasikan kemungkinan anak terperosok ke dalam gorong-gorong yang alirannya menuju Sungai Gembong. Hingga saat ini belum dapat dipastikan keberadaan korban.

Petugas masih melakukan koordinasi dengan pihak keluarga, warga sekitar, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas untuk penanganan lebih lanjut.

“Hingga saat ini belum dapat dipastikan apakah korban jatuh atau terbawa arus Sungai Gembong. BPBD Kota Pasuruan melakukan koordinasi dengan unsur terkait untuk penanganan lebih lanjut,” katanya.

Polisi Pamong Praja Ahli Muda Satpol PP Kota Pasuruan Roy Sidharta Wijayanto menjelaskan, sore itu hujan sedang deras. Di dalam rumah tersebut ada nenek, ibu dan korban.

Nah saat sang ibu mau mengambil makan anaknya, sang ibu lantas meninggalkannya ke belakang pergi ke dapur.

Nah ketika noleh ke posisi anaknya berada, sang ibu dikagetkan. Anaknya sudah tidak ada. “Pintunya buka sedikit. Begitu kata ibunya,” kafanya.

“Belum ditemukan sampai sekarang. Tadi pencarian sampai menjelang malam, sekarang dilakukan pemantauan. Di aliran sungai gembong,” imbuhnya.

Petugas BPBD Kota Pasuruan dan jajaran samping lainnya melakukan pencarian usai mendapat laporan.

Namun sampai hari sudah petang, pencarian belum membuahkan hasil. Rencananya, pencarian akan dilanjutkan pada Minggu (4/1). (zen/mie)

 

Editor : Muhammad Fahmi
#purutrejo #tenggelam #pasuruan #sungai gembong #bocah