PASURUAN, Radar Bromo - BMKG memberikan warning bencana hidrometeorologi selama sepekan ke depan.
Sebab berdasarkan analisis, terjadi peningkatan angin di wilayah Jawa Timur hingga 27 knot.
Selain itu, ada indikasi gangguan gelombang atmosfer low yang melintasi wilayah Jawa Timur.
Sehingga berpotensi munculnya tutupan awan yang cukup signifikan di wilayah Jawa Timur.
“Dengan kondisi seperti ini, sepekan ke depan diprediksi akan terjadi hujan sedang hingga lebat, yang sifatnya ekstrem,” ujar Prakirawan Stasiun Meteorologi Juanda Sidoarjo, Rendy Irawadi.
Dampaknya, berisiko mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologi. Baik banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, bahkan hujan es.
Situasi tersebut, diperkirakan berlangsung 1-10 Januari 2026 di wilayah Jawa Timur, termasuk di Pasuruan.
Potensi cuaca ekstrem ini, merupakan dampak aktifnya Monsun Asia.
Serta, diprakirakan adanya gangguan gelombang atmosfer Low Frequency dan Madden Julian Oscillation (MJO) yang akan melintasi wilayah Jatim.
BMKG Juanda mengimbau masyarakat dan instansi terkait, agar senantiasa waspada terhadap perubahan cuaca mendadak.
Serta adanya potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang. (zen/one)
Editor : Jawanto Arifin