Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pasuruan bersama Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sadaqah Muhammadiyah (LazisMu) memperingati Milad Muhammadiyah yang ke-113.
Dalam rangka peringatan hari lahir Muhammadiyah itu, mereka menyemarakkannya dengan menggelar Berkah Fest yang dihelat selama 12 hari.
Yakni, mulai 24 Desember hingga 4 Januari 2025 mendatang. Acara tersebut dilaksanakan di GOR Kota Pasuruan.
Berkah Fest merupakan festival yang memadukan unsur kebudayaan, sosial, pendidikan. Karenanya, kegiatan ini melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
Mulai dari seniman dan komunitas-komunitas masyarakat yang ada di Kota Pasuruan untuk memeriahkan acara.
Semarak Perayaan Milad Muhammadiyah tahun ini, berlangsung meriah dan penuh dengan semangat gotong royong. Berkah Fest ditujukan untuk menguatkan ekonomi masyarakat berbasis UMKM.
Jejeran UMKM di acara tersebut, dinilai dapat meningkatkan ekonomi masyarakat Kota Pasuruan. Sekaligus mampu mendorong peningkatan daya beli masyarakat.
Acara ini dibuka langsung oleh Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo. Dalam sambutannya, Mas Adi–sapaannya–mengatakan, konsep acara yang digelar oleh Muhammadiyah ini berdampak besar terhadap ekonomi masyarakat. Sebab, UMKM adalah pilar kemajuan daerah.
“Berkah Fest ini sangat strategis untuk menguatkan dan memajukan UMKM di Kota Pasuruan,” ujarnya.
Acara semakin spesial dengan kehadiran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur Tahmid Mashudi.
Menurut Tahmid, acara Berkah Fest ini mengingatkan masyarakat untuk kembali ke akar gerakan Muhammadiyah yang basisnya adalah semangat kewirausahaan.
“Berkah Fest yang diramaikan oleh aktivitas UMKM ini, mengingatkan kita bahwa embrio Muhammadiyah adalah para saudagar di kawasan perdagangan Kauman,” paparnya.
Dia pun mengapresi para pemuda Muhammadiyah yang sukses dan cemerlang, sehingga mampu menggelar event sebesar ini. Dalam gelaran Berkah Fest, tak hanya dimeriahkan dengan bazar UMKM yang menampilkan produk unggulan Kota Pasuruan.
Tetapi juga disemarakkan dengan panggung hiburan rakyat melalui pentas seni dan penampilan spesial Laila Ayu, finalis Kontes Dangdut Indonesia (KDI), yang diiringi AndSet Entertainment yang sukses memeriahkan acara.
Ketua PDM Kota Pasuruan Abu Nasir menjelaskan, semarak pelaksanaan Berkah Fest ini menjadi wujud komitmen Muhammadiyah Kota Pasuruan sebagai lembaga organisasi kemasyarakatan yang turut berpartisiasi dalam mendorong perekonomian masyarakat.
Ia mengatakan, selepas pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu, ekonomi masyarakat masih dalam proses pemulihan. Karena itu, perlu langkah-langkah strategis dalam mengembalikan ekonomi masyarakat hingga pulih.
Selain itu, Muhammadiyah Kota Pasuruan juga memberikan santunan kepada masyarakat yang membutuhkan berupa bantuan biaya prngobatan dan kursi roda serta bantuan untuk bank sampah.
“Melalui kegiatan ini, peran organisasi kemasyarakatan kembali ditegaskan dalam mendorong percepatan pemulihan ekonomi pasca pandemi.
Selain itu, kegiatan ini juga jadi ajang silaturahmi masyarakat agar semakin rukun dan harmoni. Kami juga berikan beberapa santunan untuk masyarakat yang membutuhkan,” paparnya. (ran/one/*)
Editor : Moch Vikry Romadhoni