PANGGUNGREJO, Radar Bromo - Pengunjung Alun-alun Pasuruan dibikin geger, Selasa (23/12) petang. Ini setelah HP milik petugas kebersihan digondol maling saat sedang di-charge di ponten atau toilet Alun-alun.
HP yang dicuri itu milik M Bustomi Efendi, 23, asal Desa Jeruk, Kecamatan Kraton. Begitu tahu HP-nya hilang, dia berteriak maling dan membuat orang sekitar mencari.
Hingga seorang lelaki yang mengenakan sarung dan peci dan diduga menjadi pelakunya, sempat menjadi sasaran amuk.
Satpol PP dan kepolisian secepatnya mengamankan. Namun akhirnya pemilik HP enggan meneruskannya ke jalur hukum, dengan alasan handphone miliknya tidak sampai dicuri. Kasus ini akhirnya berakhir damai.
Diketahui terduga pelaku bernama MI, 25, asal Mudura. Pria yang indekos di Jalan Cemara, Kelurahan Mandaran, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan ini kala itu berada di Alun-alun.
Sekitar pukul 19.30, dia melihat HP milik petugas kebersihan sedang dicharge di ponten Alun-alun sebelah selatan. Nah, saat MI hendak mencurinya, ketahuan pemilik hingga dia diteriaki maling.
“Pemiliknya teriak maling dan alun-alun ramai karena sedang banyak pengunjung. Terduga pelaku sempat dipukuli sama masyarakat,”jelas Sekretaris Satpol PP Kota Pasuruan Iman Hidayat.
Terduga pelaku sempat diamankan. Karena kebetulan sedang ada pos pelayanan nataru, pelaku langsung diamankan kepolisian. Berdasarkan pengakuan, MI sudah sering melakukan hal yang sama di Alun-alun.
Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Aipda Junaidi membenarkan pencurian HP di Alun-alun. Di pertengahan proses pemeriksaan, pemilik memilih enggan meneruskan perkara tersebut.
Pemilik memaafkan lantaran hp miliknya tidak sempat dicuri. HP sudah dikembalikan ke pemiliknya dan kasus ini diselesaikan secara damai.
“Pemilik tidak berkenan meneruskannya. Pemilik memaafkan pelaku. Dan diselesaikan secara kekeluargaan,” ujarnya. (zen/fun)
Editor : Abdul Wahid