Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Semua Nomine RKC 2025 Sudah Diverifikasi, Tinggal Dewan Juri Tentukan Pemenang

radar bromo • Rabu, 17 Desember 2025 | 00:53 WIB
BEBER DETAIL: Jajaran SMPN 6 Pasuruan yang membuat inovasi Juwita Kirana Jowo Ben Ter-sae, mempresentasikan di hadapan dewan juri.
BEBER DETAIL: Jajaran SMPN 6 Pasuruan yang membuat inovasi Juwita Kirana Jowo Ben Ter-sae, mempresentasikan di hadapan dewan juri.

PASURUAN, Radar Bromo-Verifikasi lapangan (Verlap) Reka Karsa Cipta (RKC) 2025 di hari kedua tak kalah seru dengan hari pertama.

Setelah delapan titik di hari pertama, dewan juri yang terdiri dari akademisi dan Bappelitbangda, kembali berkeliling ke 6 titik, Selasa (16/12).

Baca Juga: Verifikasi Lapangan RKC 2025 Hari Pertama, Dewan Juri Harus Membedah Inovasi-inovasi Keren dari Nomine

Inovasi para nomine di hari kedua yang dikunjungi tak kalah menarik. Karya mereka membuat dewan juri berdecak, meski aa sisi kritis yang disampaikan sebagai masukan.

Dewan juri, yang terdiri dari para pakar pemberdayaan masyarakat dan inovasi sosial, meninjau langsung implementasi program unggulan yang diajukan oleh Karang Taruna Kecamatan Purworejo: "Aksi Bersih-Bersih Sampah"

Program ini menjadi salah satu sorotan utama karena dinilai tidak hanya berfokus pada kebersihan lingkungan. Tetapi juga menawarkan model inovasi yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Inisiatif Karang Taruna Purworejo ini berhasil menyajikan konsep yang mentransformasi masalah sampah menjadi peluang ekonomi dan edukasi.

Program ini mencerminkan peran Karang Taruna sebagai motor penggerak perubahan sosial yang responsif terhadap isu lingkungan mendesak.

Ahmad Rofi'i, Ketua Karang Taruna Kecamatan Purworejo, menekankan aspek kemandirian organisasi dalam menjalankan program tersebut.

"Organisasi Karang Taruna ini mengedepankan fungsi kemandirian. Seluruh inisiatif dan responsifitas ini membuktikan bahwa pemuda Kecamatan Purworejo mampu berinovasi tanpa bergantung sepenuhnya pada anggaran pemerintah," ujar Ahmad Rofi'i.

Lebih lanjut, program ini juga dihubungkan dengan mitigasi bencana. "Karang Taruna Kecamatan Purworejo menginovasikan aksi bersih-bersih sampah yang didorong oleh semangat responsifitas dan kemandirian. Kegiatan ini merupakan langkah dalam melindungi masyarakat dari risiko bencana alam, seperti banjir akibat penumpukan sampah," tambahnya.

 Inovasi Aksi Bersih-Bersih Sampah dari Karang Taruna Kecamatan Purworejo diharapkan menjadi contoh nyata sinergi antara kesadaran lingkungan, pemanfaatan teknologi sederhana, dan pemberdayaan ekonomi lokal.

Begitupula saat berkunjung ke SMPN 7 Pasuruan yang membuat inovasi dari tanah menjadi rupiah edufarm preneur singkong.

Plt Kepala Bidang Litbang, Bappelitbangda Kota Pasuruan Putri Mardiawati mengapreasi presentasi dan pengenalan inovasi dari masing-masing inovator.

"Semuanya bagus dan kreatif. Namun kami hanya memilih satu inovasi dari tiga setiap kategori," ujarnya.

Hari ini dewan juri akan melakukan penilaian tahap akhir. Di tahap inilah pemenang akan ditentukan, hingga nantinya para pemenang akan diundang untuk diberikan apresiasi dalam awarding RKC 2025, yang rencananya digelar Kamis (18/12) pagi.

 

Tulisan ini dibuat mahasiswa magang Rahmawati dan Asadul Ummat dari Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan. (radar bromo)

 

Editor : Fandi Armanto
#Reka Karsa Cipta #lomba inovasi #pemkot pasuruan