PASURUAN, Radar Bromo- Mendekati libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) diperkirakan volume kendaraan dan transportasi umum akan mengalami lonjakan.
Di momen liburan itu, tak hanya transportasi darat yang akan penuh sesak. Volume penerbangan juga naik. Otomatis, konsumsi BBM juga akan melonjak.
Kondisi itu rupanya sudah dipertimbangkan Pertamina. Area Manager Communication, Relations dan CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi mengatakan, peningkatan konsumsi BBM memang sedang terjadi di seluruh wilayah Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara.
“Secara regional, proyeksi kenaikan gasoline mencapai 8,4 persen. Semua sudah kami siapkan agar masyarakat dapat berlibur dengan nyaman,” ujarnya.
Selain memastikan perjalanan darat tetap lancar dengan memenuhi kebutuhan konsumsi BBM aman, Pertamina juga memastikan penerbangan di 13 Bandara tetap lancar. Yakni dengan mengamankan stok avtur.
Selain bahan bakar kendaraan bermotor yang juga mengalami kenaikan, bahan bakar avtur juga melonjak seiring dengan lonjakan volume penerbangan selama libur Nataru.
"Untuk sektor Aviasi, kami juga telah menyiapkan pasokan Avtur dengan kapasitas yang memadai, terutama mengingat tingginya volume penerbangan selama arus pergi dan arus balik," tambah Ahad.
Ahad mengatakan konsumsi Avtur untuk penerbangan di Jatimbalinus naik sebesar 2,4% dari rerata normal harian 3.504 KL/hari.
Berdasarkan proyeksi nasional, Pertamina Patra Niagara Regiona Jatimbalinus lewat rilisnya menyampaikan akan terjadi tiga puncak mobilitas masyarakat.
Yaitu pada (24-25/12) lalu pada (31/12) hingga (1/1) , serta arus balik pada (2-4/1) 2026 nanti.
“Kami memastikan pasokan dan distribusi energi tetap terjaga sepanjang periode Nataru. Selain stok yang aman, kami juga memperkuat berbagai layanan tambahan agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih nyaman selama perjalanan,” ujarnya. (ran/mie)
Editor : Muhammad Fahmi