PANDAAN, Radar Bromo-Per 1 Desember lalu, harga Pertamax mengalami kenaikan. Meski begitu, jumlah konsumsi pelanggan masih cukup stabil.
Sebelumnya, harga jual Pertamax di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Rp 12.000. Per 1 Desember, naik menjadi Rp 12.750. Atau untuk per liternya naik Rp 550.
Meski harga jual Pertamax di SPBU naik, dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo di sejumlah SPBU yang ada, ternyata jumlah pembelinya masih banyak, baik kendaraan motor dan mobil.
"Baik Pertalite maupun Pertamax, untuk penjualan hariannya tergolong masih stabil dan aman. Khususnya Pertamax, meskipun naik, tidak terlalu berpengaruh," kata Harto, pengelola SPBU By Pass, Plintahan, Kecamatan Pandaan.
Harto menuturkan, saat ini rata-rata penjualan Pertamax di SPBU-nya, per hari mencapai 1-2,5 ton. Sedangkan Pertalite 8-10 ton perharinya.
"Konsumsi BBM Pertalite dan Pertamax, juga jenis lainnya produk dari Pertamina, masih menjadi pilihan utama masyarakat. Khususnya bagi pengendara," tuturnya.
Sementara itu, Udin, 45, pengendara motor asal Pandaan, mengatakan, motornya selalu pakai Pertamax.
"Dari dulu saya pakai Pertamax, termasuk sekarang meskipun harganya naik, saya tetap pakai Pertamax. Karena cocok, juga irit," terangnya. (zal/mie)
Editor : Muhammad Fahmi