PASURUAN, Radar Bromo - Air laut di wilayah pesisir Pasuruan diprediksi pasang sepekan mendatang.
Ketinggian genangan ke permukiman diperkirakan mencapai 10 sampai 30 sentimeter. Pasang air laut maksimum yang terjadi merupakan fase tengah bulan atau purnama.
Kasat Polairud Polres Pasuruan Kota AKP Edy Suseno mengungkap, air laut pasang maksimum, diprediksi terjadi sejak tanggal 2 sampai 9 Desember mendatang. Meski sejauh ini, hal itu belum terjadi.
Ia menambahkan, air laut pasang maksimum diprediksi imbas siklus bulanan. Di mana posisi bulan saat ini, berada di tengah atau disebut bulan purnama.
Kondisi itu akan membuat air laut pasang maksimum. Dampaknya, berisiko terjadinya banjir rob di wilayah pesisir Pasuruan.
Ketinggiannya, diperkirakan antara 120 sampai 150 sentimter dari rata-rata permukaan air laut.
Tentu adanya banjir rob di daratan dengan ketinggian 10 sampai 30 sentimeter akan mengganggu aktivitas masyarakat.
Termasuk transportasi, petani garam, perikanan dan kegiatan bongkar muat di pelabuhan.
Wilayah pesisir yang akan berdampak di wilayah Kelurahan Ngemplakrejo, Tambaan, Mandaraan dan Panggungrejo, Kota Pasuruan.
Prediksinya, berlangsung antara pukul 21.00 sampai 24.00. Pihaknya mengimbau agar masyarakat tetap tenang. (zen/one)
Editor : Jawanto Arifin