Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61: Dinas Kesehatan Gelar Jambore dan Launching Puskesmas IPWL hingga Berikan Penghargaan Bagi Kader

Inayah Maharani • Sabtu, 29 November 2025 | 00:09 WIB
APRESIASI: Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo S.Tp. M.Si (tengah) bersama dengan Wakil Walikota Pasuruan H.M Nawawi S.Kom.,MM dan dr.Shierly Marlena MM saat berikan penghargaan kepada Tenaga Kesehatan, Ka
APRESIASI: Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo S.Tp. M.Si (tengah) bersama dengan Wakil Walikota Pasuruan H.M Nawawi S.Kom.,MM dan dr.Shierly Marlena MM saat berikan penghargaan kepada Tenaga Kesehatan, Ka

PASURUAN, Radar Bromo-Dinas Kesehatan Kota Pasuruan menggelar acara Jambore Insan Kesehatan 2025 dengan mengundang sekitar 1500 kader kesehatan se-kota Pasuruan.

Kegiatan ini diselenggarakan di Gedung Kesenian Darmoyudo, Kota Pasuruan Jumat (28/11).

Acara ini juga dibarengi dengan Dinas Kesehatan Award yang memberikan penghargaan bagi kader, puskesmas dan klinik dengan kategori terbaik dalam menjalankan tugas pelayanan kesehatan bagi masyarakat kota Pasuruan.

Selain itu ada seminar kesehatan mental ada juga pemeriksaan CKG dan TBC gratis serta peluncuran puskesmas Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) di Kota Pasuruan.

Sehingga Kota Pasuruan kini memiliki dua puskesmas IPWL yakni Puskemas IPWL Trajeng dan Puskesmas IPWL Sekargadung.

Puskesmas IPWL adalah institusi yang menerima laporan dari para pecandu narkobanuntuk mendapatkan rehabilitas sosial dari puskesmas. Sehingga, mereka bisa melaporkan dirinya sendiri untuk mendapat pertolongan dari para tenaga kesehatan.

Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo S.Tp. M.Si mengapresiasi meningkatnya pelayanan kesehatan di Kota Pasuruan yang kini lebih baik dan terus berinovasi.

Meski begitu, menurutnya pemerintah dan institusi kesehatan masih punya banyak PR dalam mengatasi permasalahan kesehatan di Kota Pasuruan.

“Saya ucapkan banyak terima kasih bagi semua tenaga kesehatan yang telah ikhlas memberikan pelayanan. Kini taraf kesehatan kita meningkat, meski begitu PR kita kedepannya masih banyak sehingga harus tetap semangat,” ujarnya.

Wali kota menyampaikan bahwa salah satu masalah kesehatan yang cukup tinggi Kota Pasuruan adalah TBC. Dengan penyebaran yang sangat cepat, menurutnya kesadaran akan kesehatan dari masyarakat harus ditingkatkan.

“Kesadaran akan kesehatan itu penting sebab generasi yang sehat akan mendatangkan masa depan yang sehat. Sehingga titip kepada nakes dan kader kesehatan untuk menyadarkan hal itu kepada masyarakat,” pesannya.

Dinkes juga menghadirkan pemateri yang salah satunya psikolog dan turut menyadarkan pentingnya kesehatan mental terutama di tempat kerja. Dia adalah Dewi Nur Rizky Sp. M.Psi Psikolog.

Menurut Dewi para pekerja sangat rentan dengan kasus kesehatan mental di tempat kerja. Para pekerja bisa merasakan burnout, gelisah, anxiety hingga depresi akibat tekanan kerja atau relasi yang toxic. Sehingga menurutnya, penting untuk masyarakat bisa mengelola emosi dengan menghindari relasi toxic.

“Kalau dirasa sudah lelah bisa berhenti sejenak, diam dan istirahat. Jika sudah sampai cemas berlebihan minta pertolongan professional,” terangnya. (ran/*)

Editor : Fandi Armanto
#Adi Wibowo dan Mokhamad Nawawi #seminar #Hari Kesehatan Nasional 2025 #pemkot pasuruan