PASURUAN, Radar Bromo-Rehab kantor dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR) Kota Pasuruan, diburu waktu.
Kurang dari dua pekan, proyek fisik ini baru terealisasi 80,60 persen. Ada keterlambatan sebesar 17,65 persen dari target.
Pekan ini, direncanakan progress pengerjaan bisa 98,25 persen. Namun realisasinya baru mencapai 80,60 persen.
Meski ada keterlambatan, namun perbedaannya tidak sebesar dua pekan lalu. Saat itu keterlambatan mencapai lebih dari 30 persen.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kota Pasuruan, Gustap Purwoko melalui kabid Cipta Karya, Uung Maf'udi menyebut, akhir kontrak proyek ini adalah 2 Desember mendatang.
Sehingga meski ada keterlambatan, namun dari pihak kontraktor yakni CV Arjuna Nur Kirana asal Banjarbaru masih terus berupaya mencapai target.
"Memang ada keterlambatan, namun tidak sebesar pekan pekan sebelumnya. Kondisi ini disebabkan oleh penambahan tenaga kerja (naker) oleh pelaksana," kata Uung.
Ia menjelaskan, penambahan naker meskipun tidak banyak dan ketersediaan bahan sangat mempengaruhi peningkatan progress pengerjaan. Pihaknya akan kembali mengevaluasi realisasi fisiknya pekan depan. Sehingga kontraktor diharapkan bisa menyelesaikan tepat waktu.
"Insyaallah kontraktor di lapangan masih terus mengebut pengerjaan fisiknya. Sehingga bisa rampung sesuai akhir kontrak," jelas Uung.
Revitalisasi kantor PUPR sudah dimulai sejak 18 Agustus lalu. Proyek ini harus rampung dalam 120 hari kerja atau pada awal Desember mendatang.
Rehab ini akan dilakukan secara total. Tidak hanya perbaikan atap, namun juga plafon dan instalasi listrik.
Untuk rehab ini, PUPR telah mengalokasikan Rp 1,4 miliar melalui APBD 2025. Sebab, kondisi kantor saat ini sudah mulai rusak. Butuh perbaikan. Jika hanya dilakukan pemeliharaan, hasilnya tidak maksimal. Selama rehab, pelayanan PUPR dipindah ke Gor Unsur.
Di sisi lain, Ketua Komisi III DPRD Kota Pasuruan, Suci Mardiko menyebut, pihaknya sangat mengapresiasi progress pengerjaan yang semakin positif.
Dengan turunnya persentase keterlambatan dari pekan sebelumnya menunjukkan pengerjaan di lapangan sudah baik. Tentu pihaknya berharap rehab ini rampung tepat waktu.
"Pekan depan kami akan evaluasi apa di lapangan sudah berjalan baik atau tidak. Tentunya kami ingin tidak sampai molor," sebut Koko-sapaannya. (riz/fun)
Editor : Abdul Wahid