PURWOSARI, Radar Bromo - Setelah lebih dari empat dekade berdiri tanpa pembatas jelas, SDN Sumberejo II Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, akhirnya mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah.
Dana sebesar Rp 98 juta dialokasikan, untuk pembangunan pagar belakang di sekolah setempat.
Kepala SDN Sumberejo II Kecamatan Purwosari, Muhammad Taufiq mengaku, sejak sekolah tersebut berdiri, belum ada pagar yang melindungi.
Letaknya yang jauh dari permukiman warga, memicu kerawanan dari aksi kejahatan.
“Sudah dua kali, sekolah ini dibobol. Sebelum saya menjabat, beberapa ruang kelas pernah disatroni pencuri hingga komputer dan peralatan sekolah raib. Bahkan, pada tahun 2023, gerbang besi sekolah juga hilang dicuri, hingga pihak sekolah harus membuat laporan resmi ke polisi,” akunya.
Karena itulah, adanya pembangunan pagar tersebut, disambutnya bahagia. Setidaknya, bisa meminimalisir risiko adanya aksi kejahatan tersebut.
Menurut Taufik, anggaran Rp 98 juta tersebut, bakal direalisasikan untuk membangun pagar sepanjang 90 meter. Dengan tinggi 2,5 meter lengkap dengan pondasinya.
“Masih ada sebagian area yang belum tertutup. Kami berharap tahun depan, bisa mendapat support kembali,” imbuhnya.
Ia menambahkan, risiko pencurian bukan satu-saatunya kekhawatiran.
Karena persoalan lainnya, gerusan air yang membuatnya waswas bisa mengganggu bangunan. (one)
Editor : Jawanto Arifin