PASURUAN, Radar Bromo - Cuaca ekstrem belakangan ini, menjadi perhatian banyak pihak. Pasalnya, ancaman bencana menginta masyarakat. Tak terkecuali nelayan yang mencari nafkah di laut.
Karena itu, Satpolair Polres Pasuruan Kota melakukan edukasi. Mereka mengimbau masyarakat pesisir dan para nelayan, terkait potensi cuaca ekstrem yang belakangan mulai meningkat.
Kasatpolair AKP Edi Suseno menegaskan hujan deras disertai angin kencang dan petir dapat membahayakan masyarakat yang berada di area pesisir.
Ia pun mengingatkan, agar masyarakat menghindari pesisir pantai, ketika hujan turun.
Karena rawan terseret arus dan tersambar petir. Waspadai juga, gelombang tinggi air laut yang sewaktu-waktu bisa terjadi.
“Kami upayakan sosialisasi langsung kepada nelayan selama sepekan terakhir ini,” ujarnya.
Edi meminta para nelayan, menunda aktivitas melaut apabila cuaca menunjukkan tanda-tanda tak bersahabat.
Seperti ketika ada angin kencang dan gelombang tinggi, yang bisa mengancam keselamatan.
Sehingga keputusan untuk tetap berangkat melaut, sangat tidak disarankan.
Mengingat, keselamatan adalah yang utama. “Pantau pula prakiraan cuaca dari BMKG sebagai acuan sebelum melakukan aktivitas di laut,” sampainya.
Dengan imbauan ini, diharapkan masyarakat pesisir dan nelayan dapat lebih waspada.
Serta mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas di tengah potensi cuaca ekstrem. (zen/one)
Editor : Fahreza Nuraga