GEMPOL, Radar Bromo - Dianggap menjadi biang banjir, saluran pembuangan Apollo di Dusun Legupit, Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol akhirnya dikeruk.
Pengerukan itu dilakukan, untuk meminimalisir risiko luberan air seiring datangnya musim penghujan.
Sejak Jumat (14/11) pagi, normalisasi itu dilakukan. "Sedimen pasirnya sudah terlalu banyak. Di lapangan, mulai kami normalisasi hingga empat hari ke depan,” kata Anang Khoiron, staff dari Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan.
Sedimen pasir yang ada di dalam saluran pembuang dikeruk dengan alat berat.
Kemudian dimasukkan ke dalam dump truk untuk dievakuasi dan dibuang ke tempat lain.
"Panjang normalisasi yang kami kerjakan di saluran pembuang Apollo, sekitar 300 meter," imbuhnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat menguraikan, pengerukan ini menjadi hal penting untuk dilakukan.
Karena bisa menjadi solusi, untuk meminimalisir risiko banjir, ketika hujan melanda.
"Dinas terkait akhirnya menindaklanjuti laporan dari masyarakat. Ini patut diapresiasi. Dengan normalisasi ini, diharapkan airnya mengalir lancar dan tidak banjir lagi," jelasnya. (zal/one)
Editor : Jawanto Arifin