Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Verval Data Anak Putus Sekolah, Disdikbud Kabupaten Pasuruan Gelar Sosialisasi Dapodik

Untoro Ariyadi • Jumat, 14 November 2025 | 02:42 WIB
PERAN PENTING: Sebanyak 70 operator SMP negeri dan swasta mengikuti sosialisasi selama 3 hari.
PERAN PENTING: Sebanyak 70 operator SMP negeri dan swasta mengikuti sosialisasi selama 3 hari.

PASURUAN, Radar Bromo - Pentingnya akurasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) mendorong Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pasuruan gencar melakukan sosialisasi pengelolaan Dapodik.

Selasa (11/11), para operator sekolah tingkat SMP negeri dan swasta menjadi sasaran sosialisasi dari Disdikbud setempat.

Sebanyak 70 tenaga operator menjadi peserta dalam pelatihan yang digelar di salah satu hotel di Tretes, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan ini.

Selama tiga hari, para peserta diberikan pelatihan, mulai penginputan data hingga pemutakhiran data.

Menurut Kepala Disdikbud, Tri Krisni Astuti, materi sosialiasi dimulai dari penginputan Dapodik dengan dasar logis, nyata dan sebenarnya sesuai dengan keadaan yang ada di sekolah.

ARAHAN: Kepala Disdikbud, Tri Krisni Astuti memberikan arahan sekaligus membuka sosialisasi Dapodik.
ARAHAN: Kepala Disdikbud, Tri Krisni Astuti memberikan arahan sekaligus membuka sosialisasi Dapodik.

Oleh karena itu, hal ini penting agar setiap sekolah rajin mengupdate Dapodiknya masing-masing.

“Peran operator di sini sangat penting, termasuk kompilasi data yang nantinya akan menemukan data anak tidak sekolah untuk kemudian dirumuskan langkah penangananya oleh pemerintah,” jelas Tri Krisni.

Sosialisasi menghadirkan narasumber langsung dari Pusat Data dan Teknologi Informasi (PUSDATIN) Kemendikdasmen RI dan BBPMP (Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan).

Materi yang disampaikan meliputi pembaruan fitur dan menu pada aplikasi Dapodik sesuai regulasi yang berlaku.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh lembaga pendidikan mampu mengelola Dapodik lebih profesional dan terstandar.

“Sehingga, akurasi data menjadi landasan perencanaan pendidikan di Kabupaten Pasuruan,” tambah Tri Krisni. (unt/one/*)

Editor : Jawanto Arifin
#dapodik #disdikbud #smp #kabupaten pasuruan