PASURUAN, Radar Bromo – Wakil Bupati Pasuruan HM Shobih Asrori menggelorakan semangat kepada para santri.
Motivasi itu diserukannya dalam momen Heroik Santri yang merupakan malam puncak peringatan Hari Santri Nasional 2025 di lingkungan Kabupaten Pasuruan, Sabtu (8/11).
Menurut Gus Shobih-sapaannya, santri harus bisa menjadi agen perubahan. Serta benteng moral bangsa dan teladan di tengah masyarakat.
“Inilah yang menjadi tantangan dan harus dilakukan secara heroik oleh para santri. Mudah-mudahan dengan rangkaian acara peringatan Hari Santri yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan bisa kita ambil manfaat dan hikmahnya,” sampainya.
Gus Shobih menegaskan, santri memiliki tantangan tersendiri di era modernisasi.
Seiring perkembangan zaman, santri tidak hanya dituntut untuk bisa menguasai ilmu agama seperti tafsir, hadis dan fikih saja.
Mereka juga harus memiliki kemampuan mumpuni dalam hal keilmuan dan pengetahuan secara umum.
Baik sains maupun Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang sangat dibutuhkan di era disrupsi.
“Santri sekarang ini, bukan berhadapan dengan lawan atau penjajah seperti era tahun 1945 di masa perjuangan. Tetapi heroik hari ini, adalah djihad fii ilmi yang harus mampu dikuasai oleh para santri,” ungkapnya dalam kegiatan yang digelar di halaman Gedung Kantor Bupati, Komplek Perkantoran Kabupaten Pasuruan tersebut.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Pasuruan akan terus mendukung penuh keberadaan Pondok Pesantren dan pendidikan santri.
Gus Shobih optimis, kehadirannya akan melahirkan generasi penerus yang berakhlak mulia dan kompeten untuk memajukan Kabupaten Pasuruan.
“Kami sampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya acara ini. Baik jajaran OPD dan semua panitia penyelenggara dari semua unsur. NU, Ansor dan lainnya. Mudah-mudahan upaya kita semua untuk mencetak anak-anak sebagai generasi bangsa yang tangguh bisa terwujud. Anda hari ini adalah pemimpin di masa depan,” paparnya. (one)
Editor : Muhammad Fahmi