PASURUAN, Radar Bromo - Kebiasaan membuang sampah tidak pada tempatnya, masih sering terjadi di Kota Pasuruan.
Terbukti, sampah yang diangkut Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dari sungai cukup tinggi. Mencapai 30 kubik per harinya.
Kepala Dinas PUPR Kota Pasuruan, Gustap Purwoko mengungkapkan pihaknya masih sering menemukan sampah di sungai.
Saban hari, petugas dari Bidang Sumber Daya Air (SDA) rutin mengangkut sampah saat melakukan pembersihan sungai dan drainase. Rata-rata per hari ada 30 kubik sampah.
"Sampah di sungai masih sering kami temukan. Kami menemukan sampah hingga 30 kubik per hari," kata Gustap.
Pembersihan drainase dan sungai memang rutin dilakukan setiap hari pada pagi dan sore.
Agar saat terjadi hujan deras, tidak sampai menyebabkan genangan di jalan. Hal ini, dampak dari aliran drainase dan sungai meluap imbas terhambat sampah.
Volume sampah di sungai yang ditemukan tahun ini, sama seperti tahun lalu.
Sampah yang ditemukan bervariasi. Mulai dari kresek, batang pisang hingga styrofoam.
Jika dlihat dari jenis sampahnya, diakuinya seperti memang sengaja dibuang ke sungai atau drainase. Jumlahnya meningkat saat perayaan hari raya, atau tahun baru.
“Seharusnya masyarakat turut menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan," sebut Gustap. (riz/one)
Editor : Jawanto Arifin