Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Sampah Sungai di Kota Pasuruan Masih Menumpuk, Sehari Capai Segini

Fahrizal Firmani • Selasa, 4 November 2025 | 19:05 WIB
MENUMPUK: Tumpukan sampah yang menghiasi sungai di Kota Pasuruan. Kebiasaan membuang sampah sembarangan, berdampak terhadap timbunan sampah di sungai.
MENUMPUK: Tumpukan sampah yang menghiasi sungai di Kota Pasuruan. Kebiasaan membuang sampah sembarangan, berdampak terhadap timbunan sampah di sungai.

PASURUAN, Radar Bromo - Kebiasaan membuang sampah tidak pada tempatnya, masih sering terjadi di Kota Pasuruan.

Terbukti, sampah yang diangkut Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dari sungai cukup tinggi. Mencapai 30 kubik per harinya.

Kepala Dinas PUPR Kota Pasuruan, Gustap Purwoko mengungkapkan pihaknya masih sering menemukan sampah di sungai.

Saban hari, petugas dari Bidang Sumber Daya Air (SDA) rutin mengangkut sampah saat melakukan pembersihan sungai dan drainase. Rata-rata per hari ada 30 kubik sampah.

"Sampah di sungai masih sering kami temukan. Kami menemukan sampah hingga 30 kubik per hari," kata Gustap.

Pembersihan drainase dan sungai memang rutin dilakukan setiap hari pada pagi dan sore.

Agar saat terjadi hujan deras, tidak sampai menyebabkan genangan di jalan. Hal ini, dampak dari aliran drainase dan sungai meluap imbas terhambat sampah.

Volume sampah di sungai yang ditemukan tahun ini, sama seperti tahun lalu.

Sampah yang ditemukan bervariasi. Mulai dari kresek, batang pisang hingga styrofoam.

Jika dlihat dari jenis sampahnya, diakuinya seperti memang sengaja dibuang ke sungai atau drainase. Jumlahnya meningkat saat perayaan hari raya, atau tahun baru.

“Seharusnya masyarakat turut menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan," sebut Gustap. (riz/one)

Editor : Jawanto Arifin
#kota pasuruan #sungai #sampah